Konten dari Pengguna

Lirik Lengkap dan Makna Lagu 33x - Perunggu

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makna lagu 33x perunggu - Sumber: pixabay.com/ri_ya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makna lagu 33x perunggu - Sumber: pixabay.com/ri_ya

Banyak yang mungkin penasaran dengan makna lagu "33x" Perunggu. Salah satu alasannya adalah karena lirik lagu tersebut yang puitis dan terasa penuh emosi.

Lagu ini tak hanya menyajikan nada yang menghanyutkan, tetapi juga menyimpan pesan mendalam tentang kehidupan manusia. Inilah sebabnya banyak yang ingin tahu maknanya secara lebih dalam.

Mendalami Makna Lagu 33x - Perunggu

Ilustrasi makna lagu 33x perunggu - Sumber: pixabay.com/pexels

Musik seringkali menjadi medium ekspresif untuk menyampaikan perasaan, gagasan, bahkan nilai-nilai spiritual. Salah satu lagu yang memadukan makna religius dengan lirik puitis dan musik alternatif adalah “33x” dari band Perunggu.

Lagu ini menyita perhatian pendengar karena menyimpan pesan mendalam yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan. Dari segi musik, lagu ini dibalut dalam aransemen yang melankolis tapi menghangatkan, membuat pendengar terbawa dalam suasana hening.

Namun, yang paling menonjol tentu adalah liriknya, yang mengandung simbolisme keagamaan, tepatnya dari ajaran Islam. Jika dilihat judulnya, angka 33 dalam tradisi Islam.

Berdasarkan buku Misteri Angka di Balik Al Quran, Mohammad Sondan Arfando, (2008), 33 adalah jumlah bacaan dzikir yang dilakukan setelah salat. Praktik ini sudah menjadi bagian dari amalan harian umat Muslim.

Inilah lirik lagu tersebut yang ditulis ulang dari www.musixmatch.com

Risalah terikatnya

Batin dan raga yang mengunci

Diatas Sang Maha Daya

Semua kendali terambil alih

Jikalau kau keluhkan

Dengung sumbang yang mengganggu

Buka lagi visimu

Kau tahu mana urutan satu

Diantara pusaran nirfungsi

Petakan semua lagi

Titik tuju yang t'lah terpatri

Melamban bukanlah hal yang tabu

Kadang itu yang kau butuh

Bersandar hibahkan bebanmu

Rotasikan pandanganmu

Ambil sudut yang terbaru

Belum pernah kau coba

Lihat semua bukan dari matamu

Kelak kau kan mengingat

Yang membawamu kesini

Kami pernah disitu

Di posisimu

Helakan kesahmu

Diantara pusaran nirfungsi

Petakan semua lagi

Titik tuju yang t'lah terpatri

Melamban bukanlah hal yang tabu

Kadang itu yang kau butuh

Bersandar hibahkan bebanmu

Tak perlu kau berhenti kurasi

Ini hanya sementara

Bukan ujung dari rencana

Jalanmu kan sepanjang niatmu

Simpan tegar dalam hati

Dua sembilan kau terus mencari

Sebutlah namaNya

Tetap di jalanNya

Kelak kau mengingat

Kau akan teringat

Terus berenang

Lanjutlah mendaki

Sedangkan makna lagu "33x" Perunggu bila dicermati dari barisan liriknya adalah:

"Risalah terikatnya, batin dan raga yang mengunci / Di atas Sang Maha Daya semua kendali terambil alih". Baris ini membuka lagu dengan nuansa spiritual yang kuat. Risalah terikatnya mengisyaratkan bahwa ada pesan atau ajaran yang mengikat erat batin dan raga.

Sang Maha Daya adalah Tuhan. Lirik ini menyatakan bahwa pada akhirnya kendali hidup manusia berada di tangan-Nya. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa manusia tidak sepenuhnya bisa mengontrol segalanya.

Kemudian, "Jikalau kau keluhkan dengung sumbang yang mengganggu / Buka lagi visimu, kau tahu mana urutan satu". Bisa dimaknai ketika hidup terasa bising dan mengganggu, manusia diingatkan untuk menyaring ulang pikiran dan kembali ke tujuan utama.

Pada lirik "Melamban bukanlah hal yang tabu / Kadang itu yang kau butuh, bersandar hibahkan bebanmu" menggambarkan ajakan yang menyejukkan. Intinya, tidak apa-apa untuk melambat, beristirahat, bahkan menyerahkan beban kepada Tuhan atau kepada semesta.

Tidak semua hal harus diselesaikan dengan terburu-buru. Kadang, justru dengan berhenti sejenak kita bisa kembali menemukan kekuatan.

"Kelak kau kan mengingat yang membawamu ke sini / Kami pernah di situ, di posisimu, helakan kesahmu". Lirik ini mengandung empati dan penguatan. Lagu ini menunjukkan bahwa manusia hidup tidak sendirian, ada orang lain juga pernah mengalami hal yang sama.

Dengan menggunakan angka 33 sebagai judul dan inti dari lagunya, Perunggu menyentuh nilai spiritual yang paling dalam. Makna lagu "33x" Perunggu mengajak pendengar untuk merenungi makna zikir, keheningan batin, dan pentingnya mengingat Sang Pencipta di tengah hiruk-pikuk kehidupan. (DNR)

Baca Juga: Makna Lagu Tabola Bale oleh Silet Open Up yang Sedang Viral