Macam-macam Diagram Statistika, Pengertian,dan Manfaatnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menyajikan data statistik akan lebih mudah dengan membuat diagram. Macam-macam diagram statistika dijadikan sebagai komponen penyajian data yang bisa dibaca oleh semua orang.
Terdapat lima jenis diagram dalam statistika yaitu kartogram, piktogram, diagram lingkaran, diagram balok, dan diagram garis. Semuanya memiliki kelebihannya masing-masing dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan.
Macam-macam Diagram Statistika
Dalam kenyataannya, data yang sudah dikumpulkan seringkali perlu disajikan dalam bentuk yang lebih sederhana seperti melalui diagram. Hasilnya penyajian data tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga lebih menarik untuk dilihat.
Apabila seseorang ingin menjelaskan tentang informasi tertentu dalam seminar, rapat, presentasi, dan sebagainya, visualisasi diagram sangat dibutuhkan. Mengingat teknologi yang sudah semakin berkembang, membuat diagram menjadi lebih cepat dan mudah.
Mengutip dari buku Statistika Deskriptif dalam Bidang Ekonomi dan Niaga, Purbayu Budi Santosa dan Muliawan Hamdani, (2007:40), di bawah ini ada macam-macam diagram statistika beserta pengertian.
1. Diagram Garis
Nama lain dari diagram garis adalah line chart yang merupakan diagram khusus untuk data yang berkaitan dengan rentang waktu tertentu. Pembagian diagram garis adalah sebagai berikut.
Diagram garis berimbang neto adalah grafik berupa garis tunggal yang menjelaskan tentang selisih seperti pemasukan dan pengeluaran.
Diagram garis persentase komponen berganda adalah grafik komponen berganda yang setiap komponennya dinyatakan dalam persentase jumlah keseluruhan.
Diagram garis komponen berganda terdapat dua garis, satu garis menyatakan komponen dan satu garis lainnya menyatakan jumlah keseluruhan.
Diagram garis berganda terdiri dari beberapa garis untuk menjelaskan banyak kejadian sekaligus.
Diagram garis tunggal hanya terdiri dari satu garis untuk menjelaskan perkembangan keadaan.
2. Diagram Balok
Disebut juga sebagai bar chart yang merupakan diagram berbentuk persegi panjang dan menjelaskan tentang suatu hal. Biasanya menjelaskan tentang persentase atau perbandingan dua variabel atau lebih.
3. Diagram Lingkaran
Nama lainnya adalah pie chart yang berbentuk lingkaran dan digunakan untuk menyajikan jumlah proporsi dari setiap komponen pengumpulan data. Derajat lingkaran didapatkan dengan mengalikan jumlah derajat lingkaran 360 derajat dan proporsi relatif.
4. Piktogram
Piktogram adalah diagram yang sangat jelas karena bisa memberikan warna berbeda untuk setiap komponen tertentu. Contohnya adalah ingin mengetahui berapa proporsi penguasaan pangsa sepeda motor di setiap tahunnya.
5. Kartogram
Terakhir adalah kartogram yang bisa dibuat dengan bantuan peta. Misalnya menjelaskan data tentang deskripsi geografis suatu wilayah.
Bisa membuat tanda yang berbeda seperti area bergaris adalah wilayah yang subur atau area dengan warna merah muda adalah wilayah yang tidak subur.
Manfaat Diagram
Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan diagram statistika untuk berbagai kebutuhan yaitu sebagai berikut.
1. Menjelaskan Data Secara Akurat
Manfaat pertama adalah mampu menjelaskan data secara akurat serta penyajiannya juga lebih cepat.
2. Menarik Perhatian
Berdasarkan kelima diagram di atas, semuanya memiliki ciri khas masing-masing yang bisa menarik perhatian audiens.
3. Gampang Diingat
Terakhir adalah informasi yang dijelaskan dalam diagram mudah diingat karena penyajian datanya simpel.
Baca Juga: Pengertian Modus dan Median dan Cara Menghitungnya
Macam-macam diagram statistika di atas bisa diaplikasikan di semua profesi karena memiliki banyak manfaat. Misalnya untuk pebisnis yang ingin mengetahui hasil penjualan dalam satu tahun, bisa menyajikan data dengan diagram. (GTA)
