Macam-Macam Variasi Gerak Dasar Nonlokomotor pada Pencak Silat

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada berbagai variasi gerak dasar nonlokomotor pada pencak silat sebagai salah satu jenis olahraga tradisional di Indonesia. Selain itu, olahraga ini juga merupakan salah satu kekayaan seni budaya daerah-daerah di Indonesia.
Olahraga ini adalah salah satu cabang dari seni bela diri. Gerak dasar nonlokomotor itu sendiri merupakan gerakan yang dilakukan hanya di tempat tanpa ada ruang gerak.
Variasi Gerak Dasar Nonlokomotor pada Pencak Silat
Dikutip dari buku Keterampilan Dasar Pencak Silat, Achmad Rizanul dkk (2022), pencak silat merupakan olahraga beladiri asli Indonesia. Pada mulanya, pencak silat diciptakan manusia untuk membela diri dari ancaman binatang buas.
Namun, lambat laun banyak masyarakat yang mempelajarinya sebagai olahraga atau pertahanan diri. Di dalam pencak silat ada yang namanya gerak dasar nonlokomotor. Berikut beberapa variasi gerak dasar nonlokomotor pada pencak silat yang perlu diketahui.
1. Variasi Sikap Kuda-Kuda
Berdasarkan gerakannya, sikap kuda-kuda dalam pencak silat dibedakan menjadi enam gerakan, antara lain:
Menekuk kaki depan pada sikap kuda-kuda depan
Menekuk belakang pada sikap kuda-kuda belakang
Menekuk kaki ke samping pada sikap kuda-kuda samping
Menekuk kedua kaki pada kuda-kuda tengah
Kuda-kuda silang belakang
Kuda-kuda silang depan
2. Variasi Sikap Tegak
Sikap tegak digunakan sebagai awal melakukan gerakan berdoa, hormat, maupun melakukan gerakan lainnya. Berikut empat sikap tegak pada pencak silat.
Sikap tegak dengan kedua lengan dan tangan lurus di samping badan
Sikap tegak dengan kedua tangan dikepal di samping pinggang
Sikap tegak kedua tangan mengepal di depan dada
Sikap tegak menyilangkan kedua tangan di depan dada
3. Variasi Gerak Non Lokomotor Pukulan
Gerak pukulan juga menjadi hal penting dalam pencak silat. Hal tersebut dikarenakan pukulan merupakan cara seseorang menyerang saat bertanding. Ada beberapa jenis pukulan, yaitu pukulan lurus, pukulan tegak, pukulan bandul, pukulan melingkar, dan lain-lain.
4. Variasi Gerak Non Lokomotor Tendangan
Sama seperti pukulan, tendangan juga dilakukan untuk menyerang saat bertanding. Dalam pencak silat, tendangan dilakukan dengan tungkai kaki. Ada beberapa teknik tendangan, yaitu tendangan lurus, tendangan sabit, tendangan T, dan tendangan berputar.
5. Variasi Gerak Non Lokomotor Tangkisan
Tangkisan adalah gerak pembelajaran berupa kontak langsung atas serangan lawan. Tangkisan bertujuan mengalihkan dan menahan serangan lawan. Tangkisan terdiri atas tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah.
6. Variasi Gerak Non Lokomotor Elakan
Elakan adalah gerakan menghindari pukulan lawan dengan cara mengelak. Elakan dilakukan dengan memindahkan posisi tubuh untuk menghindari pukulan atau tendangan. Mulai dari elakan atas, elakan bawah, elakan samping, dan elakan berputar.
Baca juga: Sikap Pasang dalam Pencak Silat yang Harus Dikuasai Atlet
Demikianlah macam-macam variasi gerak dasar nonlokomotor pada pencak silat yang perlu diketahui para pemula. (Msr)
