Konten dari Pengguna

Makna dan Contoh Sila Ke-4 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Sila Ke-4 Pancasila. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Sila Ke-4 Pancasila. Sumber: Unsplash

Sebagai warga negara Indonesia, sudah semestinya untuk memahami makna dan menerapkan contoh sila ke-4 pancasila pada kehidupan sehari-hari. Hal ini karena pancasila merupakan dasar negara yang digunakan sebagai pandangan hidup seluruh warga negaranya.

Sila ke-4 pancasila memiliki bunyi, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Bukan tanpa arti, sila ini memiliki makna yang mendalam demi mendukung nilai-nilai kerakyatan dan kebijaksanaan seluruh rakyat Indonesia.

Makna dan Contoh Sila ke-4 Pancasila

Ilustrasi Contoh Sila Ke-4 Pancasila. Sumber: Unsplash

Pada dasarnya, sila ke-4 Pancasila menekankan pentingnya mendukung nilai-nilai kerakyatan dan kebijaksanaan. Meski begitu, nilai sila ke-4 Pancasila perlu dimaknai setiap katanya secara hakiki agar mendapatkan gambaran tentang inti makna Pancasila dengan lebih jelas.

Dikutip dari buku Pendidikan Pancasila: Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa dengan Undang-Undang Dasar 1945 Hasil Amandemen karya Pandji Setijo (2006:12), kerakyatan berasal dari kata rakyat, yang berarti sekelompok manusia yang berdiam dalam satu wilayah tertentu.

Kerakyatan ini memiliki makna bahwa kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat, yang disebut pula sebagai kedaulatan rakyat atau demokrasi.

Hikmat kebijaksanaan bermakna penggunaan pikiran yang sehat dengan selalu mempertimbangkan persatuan dan kesatuan bangsa, kepentingan rakyat, dan dilaksanakan dengan sadar, jujur, dan bertanggung jawab serta didorong oleh itikad baik sesuai dengan hati nurani.

Permusyawaratan artinya suatu tata cara khas kepribadian Indonesia untuk merumuskan suatu hal berdasarkan kehendak rakyat hingga tercapainya keputusan berdasarkan kebulatan pendapat.

Perwakilan artinya suatu sistem dalam arti tata cara yang mengusahakan turut sertanya rakyat mengambil bagian dalam kehidupan negara. Sedangkan rakyat dalam NKRI menjalankan keputusannya dengan jalan musyawarah yang dipimpin oleh pikiran yang sehat serta penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Makna Hakikat Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Berdasarkan makna per kata yang sudah disebutkan di atas, maka terlihat bahwa makna-makna ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, atau mungkin tanpa sadar sudah sering melakukannya.

Berikut beberapa contoh sikap yang sesuai dengan sila ke-4 Pancasila yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari:

  • Mengutamakan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan

  • Menghargai pendapat orang lain

  • Tidak memaksakan kehendak pada orang lain ataupun memaksakan pendapat sendiri pada orang lain

  • Menerima keputusan bersama

Demikian ulasan mengenai makna dan contoh sila ke-4 Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Setelah membaca artikel ini, jangan lupa untuk selalu menerapkan contoh sila ke-4 dalam kehidupan sehari-hari. (YAS)