Konten dari Pengguna

Materi K3 Umum, Tujuan, dan Prinsipnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi materi k3 umum. sumber: Pexels/Jmostafa mahmoudi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi materi k3 umum. sumber: Pexels/Jmostafa mahmoudi

Materi K3 umum sangat penting untuk dipahami di lingkungan kerja, karena berkaitan dengan ilmu kesehatan, keselamatan kerja, dan teknik keamanan lainnya. Sebab, berbagai pekerjaan memiliki dampak atau risiko masing-masing.

Namun, semua itu dapat berjalan dengan baik apabila dikelola dan diawasi dengan baik. Terlebih lagi dengan status kesehatan para pekerja yang menentukan produktivitas kerja.

Materi K3 Umum dan Tujuannya

Ilustrasi materi k3 umum. sumber: Pexels/Job Savelsberg

K3 merupakan singkatan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Menurut buku Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Denisius Umbu Pati, dkk (2023), dasar hukum K3, yakni:

  1. UU No. 1 tahun 1970 tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Mengatur tentang keselamatan kerja di semua tempat kerja, baik di darat, di dalam tanah, di udara maupun di laut di wilayah hukum Indonesia.

  2. UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Mengatur segala hal yang berkaitan dengan ketenagakerjaan mulai dari upah kerja, jam kerja, hak-hak material, cuti hingga K3.

Materi K3 mengenai dasar hukumnya, tentu sangat penting untuk dipahami oleh para pekerja agar mendapat hak-hak mereka sebagai pekerja. Adapun tujuan dari K3 di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Memberikan perlindungan dan hak keselamatan kerja kepada pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan kapasitas produksi perusahaan serta produktivitas nasional.

  • Menjamin keselamatan pihak lain yang berada di area kerja perusaahaan.

  • Melaksanakan pemeliharaan terhadap peralatan produksi agar dapat digunakan secara aman.

Prinsip dari K3 ialah mengendalikan dan meminimalkan bahaya, sehingga risiko otomatis berkurang atau dihilangkan. Para profesional kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja perlu memberikan pemahaman dan pengenalan bahaya kepada para pekerja.

Saat ini fokus utama tujuan pelaksanaan upaya kesehatan dan keselamatan kerja di Indonesia adalah sebagai berikut.

  1. Pemeliharaan, peningkatan status kesehatan pekerja dan kapasitas kerja.

  2. Peningkatan kondisi dan lingkungan kerja yang kondusif.

  3. Pengembangan organisasi kerja dan budaya kerja ke arah yang mendukung kesehatan dan keselamatan pekerja.

Memahami materi K3 umum penting untuk menjelaskan semua yang berkaitan dengan keamanan selama bekerja. Sebagai dasarnya, yakni Undang-undang hingga prinsip dan fokus utama aturan tersebut. Diharapkan dapat tercipta keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan untuk pekerja. (DVA)

Baca Juga: 2 Faktor Penyebab Gangguan Kesehatan dan Keselamatan Kerja