Memahami Fungsi Infundibulum dan Struktur Tuba Falopi

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi infundibulum sangat penting bagi kesehatan reproduksi. Fungsi tersebut penting diketahui wanita agar lebih memahami dan menjaga apa yang terdapat dalam dirinya.
Organ reproduksi adalah salah satu organ yang memiliki banyak bagian. Di samping itu, organ tersebut merupakan organ yang paling rentan terhadap masalah kesehatan.
Fungsi Infundibulum dan Struktur Tuba Falopi
Mengutip dari buku yang berjudul Asuhan Kebidanan Kehamilan karya Siti Rahmah dkk (2021: 13), infundibulum adalah bagian ujung dari tuba falopi yang terdapat fimbrae. Bagian tersebut memiliki bentuk seperti corong dengan lubang yang cukup lebar.
Fungsi infundibulum adalah untuk menangkap ovum yang keluar dari ovarium. Sedangkan, fungsi tuba falopi adalah untuk menangkap dan membawa ovum dari ovarium. Ovum adalah sel telur yang dihasilkan dari proses ovulasi.
Pada saat terjadinya proses ovulasi, ovum tersebut akan dibawa ke pars ampula tuba. Selain infundibulum, tuba falopi memiliki bagian atau struktur lain yang juga berperan dalam organ reproduksi.
Struktur tuba falopi di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Ampula
Ampula merupakan bagian dari tuba falopi. Bagian tersebut memiliki struktur terpanjang dan terluas dari saluran lain. Ampula memiliki dinding yang tipis dan saluran yang lebar. Fungsi ampula yakni sebagai tempat bertemunya sel telur dan sperma.
2. Intramural
Intramural adalah saluran dalam tuba falopi yang memiliki ukuran yang cukup sempit. Meskipun demikian, intramural mampu menembus dinding uterus (rahim) yang dijadikan tempat untuk menampung sel telur dan sudah dibuahi hingga berkembang menjadi janin.
3. Isthmus
Isthmus merupakan bagian yang mirip dengan intramural. Ukuran dan diameter yang dimiliki bagian ini lebih kecil dari infundibulum. Dinding isthmus dilapisi oleh otot yang tebal. Hal tersebut bertujuan untuk melancarkan proses menanam embrio dalam rahim.
Baca juga: 5 Fungsi Uterus pada Sistem Reproduksi Wanita
Cara Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi
Seperti yang sudah dijelaskan bahwa organ reproduksi adalah organ yang paling rentan terhadap masalah kesehatan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan organ reproduksi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Berikut adalah beberapa cara untuk menjaga kesehatan reproduksi:
Gunakan handuk yang bertekstur lembut, kering, bersih, dan tidak berbau atau lembab.
Pakaian celana dalam sebaiknya berbahan yang mudah menyerap keringat.
Ganti pakaian dalam minimal 2 kali dalam sehari.
Bagi perempuan, bersihkan alat kelamin dari arah depan ke belakang agar kuman yang terdapat pada anus tidak masuk ke dalam organ reproduksi.
Bagi laki-laki, khitan atau sunat penis dengan tujuan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit menular seksual serta menurunkan risiko kanker.
Itulah penjelasan mengenai fungsi infundibulum dan struktur tuba falopi. Semoga dapat menambah pengetahuan tentang organ reproduksi. (MAE)
