Mengapa Burung Elang dan Burung Layang-layang Melakukan Migrasi?

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa burung elang dan burung layang-layang melakukan migrasi pada setiap musim tertentu? Fenomena ini antara lain terlihat di langit Malang dan Batu sehingga menjadi tontonan masyarakat.
Jika tidak ada kejadian luar biasa, alam telah hidup dalam keteraturan. Alam memiliki jadwal dan sarana untuk membuat siklus kehidupan organisme terus berputar.
Mengapa Burung Elang dan Burung Layang-layang Melakukan Migrasi pada Setiap Musim Tertentu?
Dikutip dari Melestarikan Alam Indonesia, Jatna Supriatna (2008:11), migrasi adalah perpindahan dari suatu areal tertentu ke areal lainnya, baik satu arah maupun pulang pergi. Contohnya ribuan burung melakukan migrasi secara teratur dari Cina ke Malang.
Burung pemangsa dan burung pantai terbang melewati Thailand, Malaysia, Singapura, hingga tiba di Indonesia sekitar bulan September hingga Maret. Burung-burung tersebut menggunakan medan magnet bumi sebagai penunjuk arah.
Dari bulan-bulan yang dipilih burung-burung untuk bermigrasi dapat ditarik kesimpulan tentang mengapa burung elang dan burung layang-layang melakukan migrasi pada setiap musim tertentu, yaitu:
Mencari sumber makanan.
Pada bulan September hingga Januari, umumnya wilayah utara bumi hingga daerah subtropis mengalami musim gugur dan musim dingin. Musim dingin tidak memungkinkan tanaman tumbuh. Tanaman yang masih hidup diselimuti salju.
Pada musim dingin, kebanyakan hewan-hewan yang bisa dimangsa burung elang berhibernasi sehingga tidak tampak berkeliaran.
Sementara di daerah selatan yang bersiap memasuki musim penghujan justru ditumbuhi tanaman yang subur. Makanan tersedia dalam jumlah berlimpah.
Suhu yang Lebih Hangat
Musim dingin yang sering kali ekstrem hingga di bawah O°C membuat beberapa jenis burung memilih bermigrasi daripada berdiam di sarang. Suhu yang lebih hangat membuat burung-burung tersebut dapat bertahan hidup.
Berkembang Biak
Umumnya burung-burung yang terbang ke selatan untuk mencari makanan tidak berkembang biak selama dalam perjalanan atau setelah sampai tujuan. Mereka fokus memperkuat tubuh untuk kembali lagi ke asalnya.
Burung-burung tersebut akan berkembang biak setelah perjalanan migrasi kembali ke utara.
Baca juga: 2 Contoh Hewan Berdarah Panas yang Wajib Diketahui
Gerombolan burung yang tiba-tiba datang memunculkan pertanyaan mengapa burung elang dan burung layang-layang melakukan migrasi pada setiap musim tertentu. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa siklus kehidupan itu sangat beragam. (lus)
