Konten dari Pengguna

Mengapa Lempeng Dapat Bergerak? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa lempeng dapat bergerak. Sumber: pexels.com/SpaceX
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa lempeng dapat bergerak. Sumber: pexels.com/SpaceX

Lempeng merupakan lapisan luar bumi yang terdiri dari potongan-potongan besar yang dapat bergerak. Lantas, mengapa lempeng dapat bergerak? Hal tersebut telah dipelajari oleh para ilmuwan dengan melakukan penelitian ilmiah.

Dikutip dari buku E-Modul Fisika Mitigasi Bencana Gempa Bumi, Hidayati, dkk (2022:2), bumi telah berumur 4,6 miliar tahun. Pada jangka waktu tersebut, ilmuwan mengatakan bahwa bumi telah terpecah karena gerakan lempeng-lempeng.

Padahal dulunya permukaan bumi merupakan satu kesatuan yang disebut Pangea. Namun, kini bumi telah terbagi menjadi benua-benua. Hal tersebut terjadi karena gerakan lempeng bumi.

Penyebab Mengapa Lempeng Dapat Bergerak menurut Ilmuwan

Gambar mengapa lempeng dapat bergerak. Sumber: pixabay.com/LoganArt

Hingga kini lempeng bumi masih bergerak dan gerakannya dapat dirasakan dalam bentuk gempa bumi. Berikut beberapa faktor yang menjadi alasan mengapa lempeng dapat bergerak.

1. Tarikan Lempeng

Kekuatan tarikan lempeng muncul saat lempeng yang umurnya tua mulai tenggelam. Lempeng yang berumur tua memiliki sifat padat dan dingin dari pada mantel yang ada di bawahnya. Lempeng tua yang tenggelam menyebabkan lempeng yang lebih hangat ikut tertarik.

2. Arus Konveksi Mantel

Mantel adalah bagian bumi yang ada di bawah lempeng. Bagian tersebut memiliki arus konveksi yang hangat dan dapat memindahkan lempeng saat membentuk litosfer dengan cara seperti sistem sabuk konveyor.

3. Dorongan Punggungan Samudra di Mantel Upwelling

Dorongan punggung samudra atau yang biasa disebut ocenic ridges ialah istilah yang digunakan para peneliti untuk menggambarkan pergerakan lempeng. Dorongan tersebut terjadi pada mantel upwelling yang sifatnya keras serta terletak di level mid-ocean.

4. Gravitasi

Kekuatan utama dibalik terjadinya gerakan lempeng adalah karena gravitasi. Gravitasi menyebabkan lempeng dapat bergerak secara konstan. Begitu lempeng-lempeng saling bertemu, maka lempeng samudra akan tenggelam di bawah lempeng-lempeng lain.

Lempeng samudra terus menyusup lebih dalam hingga ke batas mantel. Peristiwa tersebut dinamakan dengan proses subduksi. Kemudian sisa lempeng lainnya akan terseret bersama litosfer samudra, sehinga akan menyebabkan lempeng bergerak.

Baca Juga: 3 Bencana yang Terjadi Setelah Gempa

Itulah tadi penjelasan tentang penyebab mengapa lempeng dapat bergerak. Dari uraian tersebut kini diketahui bahwa gerakan-gerakan lempeng yang terjadi disebabkan oleh tarikan lempeng, arus konveksi mantel, dorongan punggungan samudra, dan gaya gravitasi. (SLM)