Mengenal 6 Jenis Penelitian Lengkap dengan Manfaatnya

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penelitan merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Melalui penelitian dapat diketahui kelemahan-kelemahan yang ada dalam praktek dan bagaimana upaya perbaikannya. Salah satu jenis penelitian adalah penelitian kualitatif.
Jenis penilitan berfungsi sebagai acuan atau cara utama yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan & menentukan jawaban atas masalah yang diajukan. Karena setiap jenis penelitian memiliki fungsi yang berbeda-beda. Apa saja jenis penelitian lainnya?
Mengenal Apa itu Penelitian
Secara etimologi atau secara bahasa, penelitian berarti mencari fakta-fakta baru yang dikembangkan menjadi suatu teori, kemudian dibuat untuk memperdalam dan memperluas ilmu tertentu.
Dalam buku Metodologi Penelitian, Ade Ismayani, S.Pd, M.Pd (2010:1), penelitian (research) dapat diartikan sebagai upaya atau cara kerja yang sistematik untuk menjawab permasalahn atau pertanyaan dengan jalan mengumpulkan data dan merusmuskan generalisasi berdasarkan data tersebut.
Melalui penelitian dapat diketahui kelemahan-kelemahan yang ada dalam praktek dan bagaimana upaya perbaikannya. Selain itu, dapat dilakukan untuk mengetahui kebijakan serta teori dan fakta apa yang lebih tepat digunakan untuk masa dan tempat tertentu.
Jenis Penelitian
Penelitian dapat diartikan juga sebagai proses pemecahan masalah dan menemukan serta mengembangkan batang tubuh pengetahuan yang terorganisasikan melalui metode ilmiah.
Dalam buku Dasar Metodologi Penelitian, Sandu Siyoto, Muhammad Ali Sodik (2015:10-12), dijelaskan bahwa ragam atau jenis penilitian menurut berbagai kategorinya yaitu sebagai berikut.
1. Penelitian Ditinjau Dari tujuan
Penelitian Eksplanatif
Penelitian eksplanatif adalah penelitian yang menjelaskan hal-hal di balik fenomena, di balik sesuatu yang terjadi sehingga mengetahui alasan-alasan mengapa fenomena itu terjadi.
Penelitan Pengembangan
Penelitian ini sering diartikan sebagai proses atau langkah dalam mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada dan dibuat.
Penelitian Verifikasi
Penelitian verifikasi adalah jenis metode penelitian yang memiliki tujuan untuk menguji suatu landasan teori atau hasil penelitian sebelumnya, sehingga didapatkan hasil yang memperkuat atau menggugurkan teori atau hasil penelitian sebelumnya.
2. Penelitian Ditinjau Dari Pendekatan
Penelitian Pendekatan Longitudinal (Pendekatan Bujur)
Penelitian jenis ini meneliti perkembangan sesuatu hal dalam seluruh periode waktu, atau tahapan perkembangan yang panjang. Contoh penelitian ini, yaitu perkembangan kemampuan berbicara sejak bayi sampai dengan usia delapan tahun.
Penelitian Pendekatan Cross Section (Pendekatan Silang)
Penelitian dengan pendekatan cross section adalah penelitian dalam satu tahapan atay satu periode waktu, hanya meneliti perkembangan dalam tahapan tahapan tertentu saja. Contoh penelitian ini yaitu perkembangan kemampuan berbicara masa bayi.
3. Penilitan Ditinjau Dari Tempatnya
Penelitian di Laboratorium
Penelitian di laboratorium adalah penelitian yang dilaksanakan pada tempat tertentu (laboratorium) dan biasanya bersifat eksperimen atau percobaan.
Penelitian di Perpustakaan
Penilitian di perpustakaan atau penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan), baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan di perpustakaan.
Penelitian di Lapangan
Penelitian lapangan (field research) adalah jenis penelitian yang mempelajari fenomena dalam lingkungannya yang alamiah. Untuk itu, data primernya adalah data yang berasal dari lapangan.
4. Penelitian Ditinjau Dari Hadirnya Variabel
Penelitian Deskriptif
Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dilakukan dengan menjelaskan atau menggambarkan variabel masa lalu dan sekarang (sedang terjadi).
Tujuan utama dilakukannya jenis-jenis penelitian deskriptif ini sebenarnya ada tiga, yang pertama adalah mendeskripsikan, kemudian menjelaskan, dan memvalidasi data atau temuan dari penelitian.
Penelitian Eksperimen
Penlitian eksperimen merupakan penelitian yang dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang. Tujuan dilakukannya penelitian eksperimen ini adalah untuk mengetahui sebab-akibat yang tercipta antarvariabel.
5. Penlitian Kuantitatif
Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menekankan pada fenomena-fenomena objektif dan dikaji secara kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angka-angka, pengolahan statistik, struktur dan percobaan terkontrol.
Metode penelitian yang tergolong ke dalam penelitian kuantitatif bersifat noneksperimental adalah deskriptif, survai, expostfacto, komparatif, korelasioanal, dan lain sebagainya.
6. Penelitian Kualitatif
Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menekankan bahwa kenyataan itu berdimensi jamak, interaktif, dan suatu pertukaran pengalaman sosial yan diinterpretasikan oleh individu-individu.
Penelitian kualitatif memiliki dua tujuan utama yaitu untuk menggambarkan dan mengungkapkan (to describe and explor) dan tujuan kedua, yaitu menggambarkan dan menjelaskan (to describe and explain).
Manfaat Penelitian
Dikutip dalam buku Metodologi Penelitian Bisnis, Konsep dan Aplikasi Sukses Menulis Skripsi & Tesis Mandiri, Azuar Juliandi, Irfan, Saprinal Manurung (2014 :105-106) manfaat penilitan, yaitu sebagai berikut.
Memperkaya pengetahuan ilmiah dalam bidang sumber daya manusia khususnya di bidang motivasi, kemampuan, dan kinerja.
Referensi bagi peneliti-peneliti lain di masa mendatang yang bermaksud mengkaji hal yang relevan dengan penelitian ini.
Referensi bagi perusahaan tempat penelitian dilakukan, khususnya untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia.
Memberikan kesempatan kepada peneliti lain bahwa perusahaan dapat menjadi sarana untuk pembelajaran melalui penilitian ilmiah.
Baca juga: 6 Jenis Ikan Kerapu dan Karakteristiknya
Contoh jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian deskriptif, dan lain-lain. Kenali jenis penilitian terlebih dahulu agar tidak keliru dalam mengimplementasikannya dalam penelitan. (MRZ)
