Konten dari Pengguna

Mengenal 9 Ciri-Ciri Pantun dalam Karya Sastra

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pantun. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pantun. Foto: Pexels

Pantun adalah salah satu hasil karya sastra puisi lama yang memiliki kekhasan tersendiri. Ciri-ciri pantun biasanya memiliki bentuk yang terdiri dari empat baris sebait dengan rumus sajak a-b-a-b.

Salah satu jenis puisi lama, pantun sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pada bahasa Jawa pantun dikenal sebagai parikan, bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa.

Apa Itu Pantun?

Ilustrasi pantun. Foto: Pexels

Pantun sebagai salah satu karya puisi lama memiliki arti sesuatu ucapan yang teratur, arahan yang mendidik, bentuk kesantunan. Lazimnya ciri-ciri pantun terdiri dari empat larik, sajak akhirnya memiliki pola a-b-a-b atau a-a-a-a.

Bentuk pantun biasanya terdiri dari dua bagian, yaitu baris pertama dan kedua disebut dengan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat disebut isi.

Mengutip dari buku Pasti Bisa Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII oleh Dr. Agus Trianto (2006:20), fungsi pantun untuk mendidik serta menghibur orang dengan permainan bunyi bahasa dan menyindir secara tidak langsung.

Ciri-ciri Pantun

Ilustrasi pantun. Foto: Pexels

Sebagai karya sastra puisi lama, tentunya ada ciri-ciri pantun yang bisa membedakannya dengan karya sastra lama lainnya. Dikutip dari buku Pasti Bisa Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII oleh Dr. Agus Trianto (2006:20), inilah ciri-ciri dari pantun sebagai berikut.

  1. Pantun sudah tersebar di seluruh daerah sehingga sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia

  2. Menggunakan bahasa daerah maupun bahasa Melayu

  3. Terdiri dari bait dan baris

  4. Setiap bait terdiri atas 4 baris atau 2 baris, ada juga yang 6, 8, hingga 10 baris

  5. Setiap baris memiliki jumlah suku kata antara 8 hingga 12 dan umumnya 10 suku kata

  6. Setiap bait memiliki dua bagian yaitu baris satu dan dua disebut sampiran dan baris ketiga dan keempat disebut isi

  7. Pantun mempunyai skema rima atau sajak silang a-b-a-b atau a-a-a-a-a

  8. Setiap bait pantun terdiri atas kesatuan pikiran yang sama

  9. Mempunyai lambang-lambang yang sesuai dengan norma atau nilai dari masyarakat setempat

Baca juga: 4 Cara Membuat Pantun dengan Benar

Demikianlah ulasan tentang pantun dan ciri-ciri dari pantun. Semoga informasi yang disampaikan ini bisa menambah wawasan tentang pantun. (NTA)