Mengenal Alat yang Mengubah Energi Mekanis menjadi Energi Listrik

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alat yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik adalah komponen penting untuk menjamin ketersediaan listrik sehari-hari. Kemampuan alat ini bervariasi, dari keperluan pribadi hingga massal.
Listrik sudah menjadi kebutuhan utama manusia. Tanpa listrik, semua aktivitas terhambat. Karena itu, seluk beluk tentang alat pengubah energi mekanis menjadi energi listrik ini perlu diketahui untuk menambah wawasan.
Alat yang Mengubah Energi Mekanis Menjadi Energi Listrik adalah Generator
Dikutip dari Buku Pintar Teknisi Otodidak Sepeda Motor Matic, Masudi (2018:176), alat yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik adalah generator listrik. Generator merupakan alat induksi elektromagnetik yang terdiri dari beberapa bagian.
Generator ditemukan oleh Michael Faraday sehingga prinsip kerjanya berdasarkan hukum Faraday. Bunyi hukum Fadaray adalah bila sebuah konduktor digerakkan di dalam medan magnet, maka akan timbul arus induksi pada konduktor tersebut.
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang generator.
1. Prinsip Dasar Generator
Berikut adalah prinsip dasar sebuah generator:
Jika hanya konduktor saja yang diputar di dalam medan magnet maka gaya gerak listrik yang dihasilkan kecil.
Jika konduktor yang digunakan makin banyak atau berputarnya semakin cepat maka gaya gerak listrik yang dihasilkan makin besar.
Untuk konduktor yang berbentuk kumparan atau koil, semakin banyak kumparan yang digunakan, semakin besar pula gaya gerak listrik yang dihasilkan.
2. Arah Arus Listrik
Untuk mengingat arah arus listrik dengan mudah maka dapat menggunakan kaidah Fleming yang memanfaatkan jari tangan kanan. Prinsip kaidah Fleming adalah jika suatu penghantar bergerak keluar memotong garis gaya magnet maka gerak gaya listrik kan bergerak ke kiri.
Kaidah Fleming dapat dipratikkan dengan tiga jari. Ibu jari menunjukkan arah gerak konduktor terhadap medan magnet, telunjuk menunjukkan arah medan magnet, sedangkan jari tengah menunjukkan arah arus induksi listrik.
3. Jenis Generator
Jenis generator dilihat dari arus yang dihasilkan ada 2 macam, yaitu:
Generator AC, yaitu generator yang menghasilkan arus bolak-balik. Umumnya arus AC digunakan untuk peralatan rumah tangga, seperti setrika, lampu, mesin cuci, pendingin udara, dan sebagainya.
Generator DC, yaitu generator yang menghasilkan arus searah. Umumnya arus DC digunakan untuk peralatan yang membutuhkan arus stabil, seperti kendaraan listrik, panel surya, laptop dan sebagainya.
Alat yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik adalah generator. Dengan mengetahui prinsip-prinsip utama generator maka dapat diketahui generator jenis apa yang sesuai dengan peralatan elektronika yang dimiliki. (lus)
Baca juga: Mengenal Pengertian Rangkaian Listrik dan Penerapannya
