Mengenal Analisis Kelayakan Finansial untuk Keperluan Bisnis

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menganalisis kelayakan finansial adalah salah satu pekerjaan yang wajib dilakukan sebelum memulai sebuah bisnis. Untuk menjalankan bisnis membutuhkan modal atau investasi yang harus dikembalikan dan memberikan keuntungan.
Bisnis yang ramai belum tentu untung. Bisnis yang untung belum tentu bisa memenuhi biaya hidup standar. Semua itu harus dianalisis dengan hati-hati untuk diketahui kelayakannya.
Menganalisis Kelayakan Finansial adalah Aspek Studi Kelayakan Bisnis Wajib
Menganalisis kelayakan finansial adalah salah satu aspek kelayakan bisnis yang wajib dilakukan sebelum memutuskan berinvestasi pada suatu bisnis. Unsur kehati-hatian dalam berbisnis wajib dilakukan agar tidak rugi sebelum berkembang.
Dikutip dari Perencanaan Bisnis dan Cara Mudah Menyusun Bussiness Plan, Mutia Arda dan Kawan-kawan (2022:156), analisis kelayakan finansial itu bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang kesiapan modal dan apakah bisnis tersebut menguntungkan.
Secara rinci, tujuan analisis kelayakan finansial adalah untuk:
Menganalisis sumber dana untuk menjalankan usaha. Jika berasal dari pinjaman, berarti harus dihitung pula angsuran dan bunganya. Jika dari investor, maka harus menghitung proyeksi keuntungan yang akan dibagikan.
Menganalisis besarnya kebutuhan biaya investasi yang diperlukan. Adanya investasi berarti harus ada perhitungan titik impas dan mulai memanen keuntungan.
Menganalisis besarnya kebutuhan modal kerja yang diperlukan. Ini harus dilakukan dengan teliti karena akan mempengaruhi peluncuran bisnis dan kelancaran operasional selanjutnya.
Memproyeksikan laba rugi perusahaan yang akan dijalankan. Analisis ini akan menentukan besaran target omzet yang harus dipenuhi tiap periode.
Memproyeksikan arus kas perusahaan yang akan dijalankan. Arus kas akan menentukan operasional perusahaan sehingga harus lancar dan tidak boleh ada kebocoran.
Memproyeksikan neraca dari usaha yang akan dijalankan. Meski belum beroperasi, proyeksi terhadap neraca bisa dilakukan. Nantinya bisnis tersebut akan berjalan berdasarkan neraca tersebut.
Menganalisis tingkat pengembalian modal atau investasi yang telah ditanamkan. Analisis ini penting untuk membuat proposal yang akan diajukan ke investor. Jika asumsinya masuk akal, permodalan bisa diperoleh.
Baca juga: Pengertian Modal, Jenis-jenis dan Manfaatnya dalam Aktivitas Usaha
Menganalisis kelayakan finansial adalah salah satu aspek studi kelayakan bisnis yang wajib dilakukan sebelum berinvestasi. Jika semua pertanyaan dalam analisis sudah terjawab, berarti keputusan sudah bisa diambil untuk maju terus atau urungkan niat. (lus)
