Mengenal Anatomi Telinga Luar dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telinga luar manusia adalah bagian yang dapat dilihat dengan jelas. Anatomi telinga luar bekerja menjalankan berbagai fungsi mulai dari proses pendengaran sampai dengan menjaga keseimbangan tubuh.
Dikutip dari Buku Anatomi Fisiologi Manusia, Dra. Florentina Yasinta Sepe, M.Pd., (2023: 51), telinga bagian luar memililiki fungsi menangkap dan memfokuskan gelombang bunyi serta menyalurkannya ke telinga bagian tengah. Dalam setiap anatomi telinga luar memiliki fungsinya masing-masing.
Mengenal Anatomi Telinga Luar
Telinga luar merupakan bagian telinga yang bersinggungan secara langsung dengan lingkungan sekitar. Adapun anatomi telinga luar manusia di antaranya yaitu:
1. Daun Telinga
Daun telinga memiliki istilah lain yaitu pinna. Di bagian ini merupakan organ manusia yang terlihat dari luar dan menonjol. Manusia memiliki dua daun telinga yang letaknya simetris pada dua sisi, yaitu sisi kanan dan sisi kiri.
Daun telinga manusia terbentuk dari tulang rawan. Bentuk daun telinga manusia sangat khas, dan sesuai dengan fungsinya.
2. Saluran Telinga
Saluran telinga disebut juga dengan liang telinga. Saluran telinga merupakan salah satu bagian dari telinga luar. Pada saluran telinga orang dewasa memiliki panjang sekitar 3 cm. Bentuk dari saluran telinga menyerupai huruf S.
Saluran telinga manusia tersusun dari tulang rawan, dan untuk bagian selanjutnya tersusun dari tulang keras.
Fungsi Anatomi Telinga Luar
Setiap anatomi telinga luar manusia memiliki fungsinya masing-masing. Berikut pembahasannya.
1. Fungsi Daun Telinga
Menyeleksi frekuensi bunyi yang berbeda-beda,
Menangkap gelombang bunyi,
Meningkatkan amplitude gelombang bunyi,
Mengetahui sumber lokasi bunyi,
Melokalisasi gelombang bunyi,
Menyeimbangkan tekanan udara,
Melindungi telinga bagian dalam,
Meletakkan perhiasan,
Mempercantik paras.
2. Fungsi Saluran Telinga
Menyalurkan getaran gelombang bunyi menuju telinga bagian tengah,
Menampung kualitas bunyi sampai ke frekuensi 20.000 Hz,
Menghasilkan kelenjar sudorifera yang menghasilkan serumen atau sejenis zat seperti cairan lilin yang dapat mengeras. Serumen disebut juga dengan kotoran telinga.
Menyaring dan menjerat partikel-partikel halus dari udara, seperti debu, kotoran, dan benda asing.
Baca juga: Mengenal Istilah Bahaya Suara yang Keras Terhadap Telinga dan Contohnya
Demikian ulasan mengenai anatomi telinga luar manusia yang terdiri dari dua yaitu daun telinga dan saluran telinga. Kedua anatomi telinga berperan penting dalam sistem pendengaran serta mempertahankan keseimbangan tubuh manusia. (ERI)
