Konten dari Pengguna

Mengenal Bentuk Adaptasi Tumbuhan Higrofit dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi bentuk adaptasi tumbuhan higrofit. Sumber: Unsplash/Vi Tran
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bentuk adaptasi tumbuhan higrofit. Sumber: Unsplash/Vi Tran

Tumbuhan yang hidup di tempat yang basah atau lembab disebut tumbuhan higrofit. Bentuk adaptasi tumbuhan higrofit dapat terlihat dari bentuk daun dan bagian lainnya.

Pengetahuan tentang jenis-jenis tumbuhan mulai diajarkan pada tingkat sekolah menengah pertama. Materi ilmu pengetahuan alam ini dapat membantu siswa mengenal tentang bermacam-macam cara hidup tumbuhan yang berbeda-beda.

Bentuk Adaptasi Tumbuhan Higrofit

Ilustrasi bentuk adaptasi tumbuhan higrofit. Sumber: Unsplash/Vi Tran

Untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya, tentu saja tumbuhan melakukan beragam bentuk adaptasi. Termasuk tumbuhan higrofit ini.

Menurut buku IPA Terpadu Jilid 3, Mikrajuddin, dkk (2006), tumbuhan higrofit adalah tumbuhan yang hidup di lingkungan basah yang mengalami adaptasi morfologi.

Pada dasarnya tumbuhan higrofit berusaha untuk mengurangi jumlah air yang berlebihan di dalam tubuhnya. Berikut bentuk adaptasi tumbuhan higrofit yang perlu dipelajari para siswa.

1. Bentuk Daun

Tumbuhan yang hidup di lingkungan basah, memiliki bentuk daun yang lebar. Itu menjari ciri khusus yang mudah dikenali ketika melihat bentuk fisik tumbuhan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mempercepat penguapan air.

2. Lapisan Lilin

Pada tumbuhan higrofit, pada daun dan batangnya memiliki lapisan kutikula dan lilin yang tipis. Contohnya ada pada daun keladi dan batang tumbuhan pisang.

3. Stomata

Stomata adalah pori-pori kecil di daun yang berperan penting dalam pertukaran gas tumbuhan. Stomata tumbuhan higrofit lebih banyak terdapat di permukaan daun. Letaknya di bagian atas daun.

4. Gutasi

Tumbuhan higrofit tinggal di lingkungan lembab dan basah sehingga sering melakukan gutasi. Gutasi merupakan proses pelepasan air dalam bentuk cair dari jaringan daun.

Contoh Tumbuhan Higrofit

Ilustrasi bentuk adaptasi tumbuhan higrofit. Sumber: Unsplash/Daniel Ghio

Tumbuhan ini dapat ditemui di beberapa wilayah Indonesia. Berikut adalah contoh tumbuhan higrofit.

1. Keladi

Daun tumbuhan ini berbentuk lebar menyerupai hati. Biasanya terdapat di pinggiram irigasi pertanian, atau dapat juga menjadi tanaman hias di lingkungan rumah.

2. Pisang

Pisang adalah tumbuhan yang memiliki batang lurus dan kokoh berupa lapisan-lapisan bukan kayu, yang mengandung banyak air. Daunnya lebar dan tipis.

Baca Juga: 3 Contoh Pertumbuhan Sekunder pada Tumbuhan

Bentuk adaptasi tumbuhan higrofit terlihat dari daun hingga batangnya yang memiliki bentuk dan ciri khusus. Pengetahuan ini harus diketahui oleh para siswa untuk mempermudah proses identifikasi tumbuhan. (Dva)