Mengenal Bunyi Hukum Newton I dan Rumusnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunyi Hukum Newton I dan rumusnya adalah salah satu materi pembelajaran fisika. Hukum Newton dicetuskan oleh ilmuwan Inggris, Sir Isaac Newton. Hukum Newton adalah hukum dalam ilmu pengetahuan alam mengenai sifat gerak benda.
Hukum Newton terdiri dari Hukum Newton I, Hukum Newton II, dan Hukum Newton III. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak ditemukan peristiwa yang merupakan perwujudan dari Hukum Newton.
Bunyi Hukum Newton I dan Rumusnya
Menurut buku Seri Sains: Gaya dan Gerak, Agus Riyadi (2019: 23), Hukum Newton I menyatakan bahwa setiap benda cenderung mempertahankan keadaannya, yaitu pada keadaan diam atau tetap bergerak dalam kecepatan konstan.
Kemudian mengutip buku Bedah Fisika Dasar, Kurrotul Ainiyah (2018: 109), Hukum Newton I disebut juga sebagai hukum kelembaman atau inersia yang berbunyi, setiap benda bersifat lembam, yaitu setiap benda pasti akan mempertahankan keadaannya selama resultan gayanya nol.
Apabila resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda besarnya 0, maka:
Untuk benda dalam keadaan diam, akan senantiasa diam untuk selamanya.
Untuk benda dalam keadaan bergerak, akan bergerak lurus beraturan selamanya.
Rumus Hukum Newton ditulis sebagai berikut:
Σ F = 0 dengan keterangan F = gaya
Adapun bunyi Hukum Newton I adalah sebagai berikut.
"Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam. Sedangkan, benda yang mula-mula bergerak, akan terus bergerak dengan kecepatan tetap".
Contoh penerapan Hukum Newton, dalam kehidupan sehari-hari, saat sedang mengendarai motor, awalnya motor dalam keadaan diam.
Saat motor digas, maka badan pengendara motor akan tertarik ke belakang yang menandakan bahwa badan pengendara akan berusaha tetap diam di posisi awalnya.
Jika motor bergerak kemudian direm, maka badan pengendara akan terdorong ke depan yang menunjukkan bahwa badan akan berusaha untuk terus bergerak.
Contoh lain adalah saat sedang berjalan di tempat licin, seringkali mudah tergelincir lalu terjatuh dan membentur lantai. Sifat kelembaman menyebabkan bagian tubuh bagian atas cenderung mempertahankan keadaannya saat tergelincir.
Sedangkan bagian bawah akan meluncur dengan cepat dari posisi semula.
Tubuh akan bergerak lebih lambat daripada gerak kaki yang meluncur karena tergelincir. Oleh karena itu, menjadi mudah terjatuh ke lantai karena tidak ada yang menyangga tubuh.
Baca juga: Rumus Gaya Hukum Newton I hingga Hukum Newton III
Itulah pembahasan mengenai bunyi Hukum Newton I dan rumusnya beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan mengenai Hukum Newton I dan penerapannya.(IND)
