Mengenal Cara Melakukan Tolakan yang Benar Pada Tolak Peluru

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara melakukan tolakan yang benar pada tolak peluru adalah suatu teknik yang harus dikuasai oleh para atlet atau pemain tolak peluru. Hal ini dikarenakan olahraga tersebut cukup memiliki resiko jika dimainkan dengan sembarangan.
Peluru yang digunakan dalam olahraga ini terbuat dari logam yang berat. Jika cara memegangnya saja salah, maka pergelangan tangan dapat terkilir.
Cara Melakukan Tolakan yang Benar Pada Tolak Peluru
Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk Kelas IX Sekolah Menengah Pertama, Asep Kurnia Nenggala (2007: 148), tolak peluru adalah suatu gerakan menyalurkan tenaga untuk memberikan daya dorong pada sebuah benda atau peluru, sehingga dihasilkan kecepatan.
Cara melakukan tolakan yang benar pada tolak peluru adalah tidak dilakukan melalui pergelangan, tetapi diperoleh dari gerakan meluruskan siku untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.
Tolak peluru adalah salah satu jenis olahraga populer dan telah ditetapkan sebagai salah satu cabang olahraga pada perhelatan olahraga terbesar di dunia, yakni Olimpiade modern.
Teknik Menolak Peluru
Dalam olahraga tolak peluru terdapat beberapa teknik yang harus diterapkan. Untuk mencapai jarak maksimal, tolakan tersebut harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar.
Ada tiga macam teknik utama yang harus dikuasai para atlet jenis olahraga ini. Beberapa teknik yang harus dikuasai adalah sebagai berikut:
1. Teknik Memegang Peluru
Teknik dasar yang harus dikuasai yaitu teknik untuk memegang peluru. Teknik yang benar dalam memegang peluru adalah:
Letakkan peluru tepat berada di telapak tangan.
Kemudian, peganglah peluru dengan erat serta menggunakan jari tangan dengan posisi jari dikembangkan.
Setelah itu, gunakanlah beberapa jari seperti jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis untuk meletakkan peluru.
Untuk jari kelingking diletakkan di bagian samping peluru dalam posisi menekuk, sementara ibu jari berada pada posisi biasa untuk menjaga keseimbangan peluru.
Saat pemain memegang peluru, titik berat peluru harus ada pada telapak tangan agar seimbang. Berikan tenaga lebih besar pada ibu jari untuk menahan peluru dengan kuat sehingga tidak jatuh.
2. Teknik Menolak Peluru
Teknik lain yang tidak kalah penting untuk dikuasai yaitu teknik menolak peluru. Teknik ini harus diperhatikan karena berperan penting dalam menghasilkan lemparan yang jauh.
Beberapa hal yang harus diperhatikan pada teknik menolak peluru yang baik dan benar adalah sebagai berikut:
Sikap tubuh dalam menolak peluru adalah berdiri tegak dan rileks dengan posisi menghadap ke samping lapangan.
Posisi badan di saat mau menolak peluru harus membentuk sudut 180 derajat.
Untuk memudahkan gerakan menolak, kaki harus direnggangkan selebar bahu dengan posisi kaki kanan sedikit ditekuk dan berat badan menumpu di kaki kanan.
Posisi tangan kanan yang memegang peluru bisa diletakkan menempel di bahu, tepat di bawah rahang.
Sudut siku saat menolak peluru yaitu 90 derajat.
Posisi tangan kiri yang ditekuk dengan siku menghadap arah tolakan.
Sebelum menolak, tubuh harus berada pada posisi siap dengan kaki kanan yang akan digerakkan ke depan sebagai tumpuan, menggantikan kaki kiri yang digunakan untuk bersiap.
Kaki kiri lurus ke belakang dan usahakan untuk tidak tegang. Lutut kanan sedikit ditekuk untuk lebih kuat mendorong lemparan dan lain sebagainya.
Baca juga: Mengenal Sikap Akhir Lempar Cakram dalam Olahraga Atletik
Cara melakukan tolakan yang benar pada tolak peluru adalah dengan memperhatikan posisi kaki dan tangan dengan nyaman. Hal ini dilakukan agar peluru dapat mencapai jarak sejauh-jauhnya. (MAE)
