Mengenal Cara Menghitung Bruto, Netto, dan Tara

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah bruto, netto, dan tara merupakan ukuran dari massa atau bobot barang tertentu. Ketiga istilah tersebut memiliki cara hitung yang berbeda-beda. Lantas bagaimana cara menghitung bruto, netto, dan tara?
Ketiga istilah ini sering ditemukan pada kemasan berbagai jenis snack yang beredar di pasaran. Bruto merupakan berat kotor, kemudian tara adalah potongan berat, dan netto merupakan berat bersih.
Pengertian Bruto, Netto, dan Tara beserta Rumusnya
Mengutip dari buku Matematika untuk Kelas VII Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Wahyudin Djumanta (2008:75), bruto, netto, dan tara memiliki pengertian yang berbeda-beda. Adapun penjelasannya sebagai berikut.
Bruto merupakan berat barang yang ditambahkan dengan berat pembungkusnya. Berarti juga berat kotor, yaitu berat keseluruhan barang atau benda beserta dengan tempa pembungkusnya.
Netto merupakan berat bersih barang sesudah dikurangi dengan berat pembungkusnya sehingga hanya dihitung berat dari isi produknya saja tanpa melakukan perhitungan berat dari pembungkusnya.
Tara merupakan selisih berat bruto dan berat neto atau potongan berat. Berarti juga tara adalah berat pembungkus dari produk tertentu.
Untuk mengetahui berat ketiga istilah tersebut perlu adanya perhitungan yang menggunakan rumus tertentu. Sebelum melakukan perhitungan, maka perlu mengetahui rumusnya terlebih dahulu. Berikut rumus dari bruto, netto, dan tara.
Bruto = Netto + Tara
Netto = Bruto – Tara
Tara = Bruto – Netto
Dari rumus yang sudah diketahui sering kali netto dan tara dinyatakan dalam bentuk persen. Presentasi dari netto dan tara adalah perbandingannya terhadap bruto. Berikut rumus dari presentasi netto dan tara.
Presentase Netto = Netto : Bruto x 100%
Presentase Tara = Tara : Bruto x 100% atau Tara = (Bruto – Netto) : Bruto x 100%
Apabila diketahui presentase tara, maka berat tara dapat dihitung menggunakan rumus berikut ini.
Tara = % Tara x Bruto
Cara Menghitung Bruto, Netto, dan Tara
Setelah mengetahui rumus dari bruto, netto, dan tara, maka dapat melakukan perhitungan untuk ketiga istilah ini. Adapun cara menghitung bruto, netto, dan tara adalah sebagai berikut dalam bentuk berbagai kasus tertentu.
1. Cara Menghitung Bruto
Kakak membeli beras sebanyak 100 kg dengan tara 10 % dari nettonya. Berapaah berat brutonya?
Diketahui :
Netto = 100 kg
Tara = 10% dari netto
Ditanya:
Bruto = ?
Jawab:
Tara = 100 x 10%
= 10 kg
Bruto = Tara + Netto
= 10 kg + 110 kg
= 110 kg
Jadi, bruto dari beras yang dibeli oleh kakak adalah 110 kg.
2. Cara Menghitung Netto
Terdapat karung benih jagung yang mempunyai berat kotor atau bruto seberat 60 kg. Sementara itu, berat taranya adalah 0,5 kg. Berapakah nilai berat bersih atau netto?
Diketahui:
Bruto = 60 kg
Tara = 0,5 kg
Ditanya:
Netto = ?
Jawab:
Netto = Bruto – Tara
= 60 kg – 0,5 kg
= 59,5 kg
Jadi, berat netto dari benih jagung adalah 59,5 kg.
3. Cara Menghitung Tara
Seorang distributor ingin mengetahui beat dari peti yang dipakai untuk menjadi wadah dari telur yang dibeli dari seorang peternak. Berat bruto dari peti yang berisi telur adalah 120 kg dan berat netto seberat 119 kg. Berapakah berat peti tersebut?
Diketahui:
Bruto = 120 kg
Netto = 119 kg
Ditanya:
Berat peti telur (tara) = ?
Jawab:
Tara = Bruto – Netto
= 120 kg – 119 kg
= 1 kg
Jadi, berat dari peti untuk wadah telur adalah 1 kg.
Demikian penjelasan cara menghitung bruto, netto, dan tara. Melalui penjelasan tersebut dapat digunakaan untuk menghitung berat kemasan, berat produk yang ada di dalam kemasan, serta berat keduanya. (PAM)
Baca Juga: Cara Menghitung Rasio (Perbandingan) dalam Matematika
