Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri-Ciri Fisik Jahe beserta Jenis dan Manfaatnya bagi Tubuh

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri fisik jahe. Sumber: Pixabay / WebTechExperts
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri fisik jahe. Sumber: Pixabay / WebTechExperts

Jahe adalah jenis rimpang yang memiliki banyak khasiat. Ciri-ciri fisik jahe hampir mirip dengan kunyit dan kencur. Namun, jahe memiliki wangi pedas yang khas.

Jahe sering digunakan sebagai bumbu dapur. Jahe juga dapat dikonsumsi dengan menjadikannya sebagai minuman penghangat tubuh.

Ciri-ciri Fisik Jahe dan Jenis-jenisnya

Ilustrasi ciri-ciri jahe. Sumber: Pixabay / Brett_Hondow

Meski memiliki kemiripan dengan kunyit dan kencur, sangat mudah membedakan jahe, baik dari bentuk fisiknya maupun dari aromanya.

Secara umum, ciri-ciri fisik jahe, antara lain:

  • Memiliki tinggi mencapai 0,4 - 1 meter

  • Akarnya berbentuk rimpang

  • Berbau harum

  • Rimpang jahe bercabang rapat, panjang membulat, berbentuk bulat agak pendek

  • Kulit luar rimpang berwarna coklat kotor

  • Jika rimpang dibelah, tampak daging rimpang berwarna kuning, beraroma khas jahe yang tajam dan agak pedas.

Jenis jahe yang umum ditemukan memang berwarna putih kekuningan. Namun, ada juga jahe yang berwarna merah. Di pasaran memang terdapat tiga jenis jahe, yaitu jahe emprit, jahe gajah, dan jahe merah. Berikut ini penjelasan mengenai ketiganya.

1. Jahe Emprit

Jahe putih kecil, biasa disebut dengan jahe emprit. Ciri-ciri fisik jahe emprit seperti dikutip dari buku Petunjuk Praktis Bertanam Jahe, Redaksi AgroMedia (hal 10), antara lain:

  • Rimpang jahe ini kecil ramping

  • Kurang mengandung air

  • Berwarna putih atau kuning

  • Rasanya pedas

Jahe emprit memiliki kadar minyak atsiri sekitar 2 ml tiap 100 gram.

2. Jahe Gajah

Jahe gajah juga memiliki sebutan lain, yakni jahe badak. Sebutan ini berkaitan dengan ukuran jahe gajah yang besar dan gemuk jika dibandingkan jenis jahe lainnya.

Selain ukurannya yang besar dan gemuk, ciri-ciri fisik jahe gajah antara lain:

  • Berwarna putih atau kuning

  • Rasanya kurang pedas

  • Banyak mengandung air

Kadar minyak atsiri jahe gajah yang berwarna kuning bisa di atas 1,5 ml per 100 gram, sedangkan kadar minyak atsiri jahe gajah yang berwarna putih di bawah itu.

3. Jahe Merah

Sesuai dengan namanya, jahe merah adalah jenis jahe yang berwarna merah. Aroma dan rasa jahe merah lebih kuat dibandingkan jenis jahe lainnya.

Ciri-ciri fisik jahe merah, dikutip dari buku Jahe Merah: Manfaat, Khasiat, dan Penggunaannya, Tresno Saras (2023: 4), antara lain:

  • Memiliki batang berwarna merah kecoklatan dan daun yang runcing dan panjang

  • Jahe merah juga memiliki bunga berwarna hijau atau kuning muda dengan bunga jantan dan betina yang terpisah

Manfaat Jahe bagi Tubuh

Ilustrasi ciri-ciri fisik jahe. Sumber: Pixabay / marker_photography

Manfaat jahe bagi tubuh sangat banyak. Selain bisa dijadikan bumbu dapur, jahe juga bisa diolah menjadi wedang jahe, permen, hingga bahan baku obat tradisional. Hal itu karena jahe memiliki rasa pedas yang bermanfaat untuk menghangatkan tubuh.

Baca juga: Cara Membuat Permen Jahe yang Enak dan Mudah

Selain itu, jahe juga dapat mengatasi anemia karena kandungan zat besinya yang bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah.

Jahe juga mengandung Vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga daya tubuh, mencegah infeksi, dan membuat kulit menjadi sehat karena Vitamin C juga berguna dalam meningkatkan produksi kolagen.

Itulah penjelasan singkat mengenai jahe, jenis-jenis, juga manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Meski sekilas ciri-ciri fisik jahe mirip dengan kunyit dan kencur, tetapi tidak sulit membedakannya, karena jahe memiliki wangi yang sangat khas. (ARN)