Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri-ciri Gerhana Bulan beserta Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Gerhana Bulan, foto:pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Gerhana Bulan, foto:pexels

Gerhana bulan merupakan fenomena alam yang dapat diamati oleh mata manusia secara langsung. Di mana terjadinya fenomena tersebut terdapat ciri-ciri tertentu yang membedakan dengan fenomena lainnya. Sehingga perlu mengetahui ciri-ciri gerhana bulan dan penjelasannya.

Secara umum peristiwa gerhana bulan terjadi pada saat bulan tertutupi oleh bayangan bumi. Peristiwa tersebut dapat berlangsung selama kurang lebih 1 jam 40 menit dan dapat diamati oleh wilayah bumi yang berada di waktu malam.

Mengetahui Ciri-ciri Gerhana Bulan

Ilustrasi Ciri-ciri Gerhana Bulan, foto:pexels

Dikutip dari buku Bidikan Jitu US S, Tim Jentor Jitu (2015:190), gerhana bulan merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari yang menuju ke bumi oleh bayangan bumi. Sehingga bulan tidak dapat memantulkan cahaya yang didapatkan dari sinar matahari

Terjadinya peristiwa tersebut dapat dibedakan atas beberapa jenis di antaranya, yaitu gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian (parsial), dan gerhana bulan penumbra. Di mana setiap jenis gerhana bulan tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda.

Untuk lebih memahami terkait ciri-ciri gerhana bulan, berikut penjelasan ciri-ciri dari masing-masing jenis gerhana bulan.

1. Gerhana Bulan Total

Gerhana bulan total merupakan fenomena alam ketika semua bagian bulan tertutup oleh bayangan bumi, sehingga penampakan bulan akan tertutup secara penuh. Adapun ciri-ciri dari gerhana bulan tersebut sebagai berikut.

  • Terjadi pada saat bumi terletak di antara matahari dan bulan, sehingga menghalangi sinar matahari yang mencapai permukaan bulan.

  • Terjadi pada saat bulan purnama, di mana matahari, bumi, dan bulan dalam posisi yang sejajar dan membentuk garis.

  • Penampakan bulan berwana kemerahan.

2. Gerhana Bulan Sebagian (Parsial)

Gerhana bulan sebagian (parsial) merupakan terjadi ketika posisi bumi tidak sepenuhnya menghalangi cahaya matahari yang menuju bulan. Ciri-ciri dari gerhana bulan tersebut sebagai berikut.

  • Terjadi pada saat sebagian bayangan bumi menutupi bulan atau dapat dikatakan bahwa pada saat fase parsial, posisi matahari, bumi, dan bulan tidak sepenuhnya selaras. Sehingga akan tampak bayangan bumi seperti menggigit bulan.

  • Pada saat terjadi gerhana bulan sebagian, sebagian kecil permukaan bulan tertutup oleh umbra. Sementara sisa permukaan bulan tertutup oleh penumbra.

3. Gerhana Bulan Penumbra

Gerhana bulan penumbra adalah gerhana bulan yang terjadi pada saat semua bagian bulan berada di area penumbra. Adapun ciri-ciri dari gerhana bulan tersebut sebagai berikut.

  • Gerhana bulan penumbra terjadi pada saat matahari, bumi, dan bulan terletak pada garis sejajar namun tidak sempurna.

  • Pada saat gerhana bulan penumbra, bumi akan menutupi seluruh ataupun sebagian bulan dengan bagian luar bayangannya yang disebut sebagai penumbra.

  • Terjadi pada saat fase bulan purnama.

Baca Juga: Perbedaan Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan Berdasarkan Fenomena

Pada dasarnya ciri-ciri gerhana bulan adalah penampakan bulan akan lebih gelap apabila diamati dari permukaan bumi. Kondisi tersebut disebabkan oleh terhalangnya sinar matahari oleh bayangan bumi. (PAM)