Mengenal Ciri-Ciri Jeruk Bali beserta Tips Memilihnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jeruk Bali adalah salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Ciri-ciri jeruk Bali yang khas, yaitu memiliki ukuran besar dibandingkan dengan jeruk lainnya. Di Indonesia, jeruk Bali pertama kali ditemukan di Pulau Bali dan dikenal dengan sebutan pamelo.
Banyaknya varietes jeruk di Indonesia, terkadang menyebabkan kekeliruan dalam memilih jeruk yang akan dipilih. Sebelum memilih jeruk Bali, sebaiknya kenali ciri-cirinya. Apa saja ciri-ciri jeruk Bali?
Ciri-ciri Jeruk Bali
Sebelum membeli jeruk Bali sebaiknya kenali terlebih dahulu ciri-cirinya, agar tidak keliru dalam membelinya. Berikut ciri-ciri yang jeruk Bali.
Jeruk Bali memiliki ukuran besar. Jeruk ini sering disebut dengan pamelo.
Bentuk bulat atau sedikit oval.
Berkulit tebal. Ketebalan kulit jeruk Bali bisa mencapai 1-2 cm. Kulit jeruk Bali seirng kali dimanfaatkan untuk dibuat mainan anak anak, seperti mobil-mobilan, perahu, dan sebagainya.
Buah berwarna putih sampai kemerahan.
Memiliki sedikit biji.
Memiliki rasa manis dan sedikit kecut dengan sedikit rasa pahit. Rasa pahit ini merupakan ciri khas dari jeruk Bali atau pamelo merah.
Tips Memilih Jeruk Bali
Berdasarkan buku 5 Fakta Menarik Buah Jeruk Bali oleh Eka Handayani (2023: 5), agar tidak salah dalam memilih jeruk bali, simak tips berikut ini.
1. Warna Daging Buah
Ketika hendak memilih jeruk Bali sebaiknya memperhatikan warna daging buahnya. Memang agak sulit untuk memilih jeruk Bali berdasarkan daging buahnya. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk menanyakan langsung pada penjual.
Pada umumnya, jeruk Bali yang memiliki rasa manis dengan daging buahnya bewarna merah hingga merah tua. Semakin merah warna daging buahnya, maka rasanya semakin manis.
2. Aroma Buah
Saat memilih jeruk Bali di pasaran, hendaknya mencium aromanya terlebih dahulu. Biasanya jeruk Bali yang baik memiliki aroma buah yang enak dan sedap. Aroma dari jeruk Bali ini sangat harum dan enak di hidung.
Biasanya, aroma yang harum ini menunjukkan bahwa jeruk Bali tersebut sudah matang. Buah jeruk Bali yang matang biasanya memiliki rasa yang manis di lidah.
3. Bentuknya
Jeruk Bali yang baik memiliki bentuk yang tidak sempurna. Pilih jeruk bali yang agak lonjong atau ‘penyok’ sedikit. Tapi ‘penyok’ ini harus alami, bukan karena tertimpa jeruk lain atau bonyok.
4. Pilih yang Tidak Lembek
Saat membeli jeruk Bali, coba kamu tekan-tekan buahnya. Kalau jeruknya mudah ditekan dan lembek, ini berarti jeruk bali sudah kering dan tidak manis lagi.
Sebaliknya, bila ditekan tapi kulit jeruk tidak mudah lembek atau masih keras, ini menandakan jeruk Bali masih baik. Jika terdapat bercak-bercak pada kulit buahnya, ini bukan cacat atau jelek. Asalkan bercak ini tidak mendominasi keseluruhan kulit buah.
5. Kulit Jeruk yang Berminyak
Jeruk Bali yang terlihat masih licin dan berminyak alias mengkilat dipercaya merupakan buah yang masih segar dan baru. Biasanya, kulit jeruk Bali yang sudah lama akan terlihat kering dan tidak mengkilat lagi.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Back Office dan Contoh Profesinya
Itu dia ulasan tentang ciri-ciri jeruk Bali lengkap dengan tips cara memilihnya yang tepat. Jadi, apakah tertarik untuk membeli jenis jeruk yang satu ini? (MRZ)
