Mengenal Ciri-ciri Lilin beserta Manfaat dan Proses Pembuatannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lilin merupakan benda lunak yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Terdapat banyak jenis lilin yang disesuaikan dengan kegunaannya. Sehingga, terdapat ciri-ciri lilin yang dapat membedakannya satu sama lain.
Dikutip dari Buku Pintar Bimbel SMP Kelas 7, 8, 9 oleh Budi Lintang S.Pd.I (2015:333), lilin tidak dapat bengkok, akan tetapi patah. Kerapuhan atau ketegasan tersebut merupakan salah satu ciri yang menggambarkan lilin.
Ciri-ciri Lilin yang Membedakannya Satu Sama Lain
Lilin merupakan benda lunak yang terbuat dari lemak hewan atau minyak nabati yang dicampur dengan zat pengikat. Untuk membedakannya dengan jenis benda lunak lainnya, berikut ciri-ciri lilin yang penting untuk diketahui.
1. Bentuk dan Warna
Ciri-ciri lilin yang pertama adalah dari segi bentuk dan warna. Umumnya, lilin berwarna putih, kuning, merahh, hingga warna terang lainnya. Pemilihan warnanya pun juga memiliki makna yang beragam, seperti putih yang melambangkan kedamainan.
Selain warna, bentuk lilin juga beragam. Lilin yang sering ditemukan di pasaran adalah berbentuk memanjang dengan ujungnya memiliki sumbu. Namun, terdapat juga bentuk bunga, hewan, atau karakter kartun.
Baca Juga: 3 Filosofi Lilin Sebagai Lambang Kehidupan
2. Tekstur dan Kekerasan
Selanjutnya adalah lilin memiliki tekstur dan kekerasan yang beragam. Akan tetapi umumnya lilin memiliki tekstur yang cukup lunak, sehingga mudah sekali untuk patah.
Lilin yang baik dapat dipertimbangkan dari segi ketahanannya ketika dinyalakan. Semakin lama, maka semakin bagus kualitasnya.
3. Aroma
Ciri-ciri lilin selanjutnya adalah memiliki aroma yang beragam. Ciri ini berlaku pada jenis lilin yang berguna untuk aromaterapi atau memberikan ketenangan saat dinyalakan. Berbagai aroma yang dihasilkan antara lain adalah aroma lavender, vanilla, atau papermint.
Manfaat Lilin yang Sering Digunakan
Kegunaannya yang berbeda-beda pada setiap jenis juga termasuk dalam ciri-ciri lilin. Namun, selain untuk memberikan cahaya ketika gelap lilin juga memiliki manfaat yang beragam. Manfaat lilin yang sering ditemui kini adalah sebagai berikut:
Aromaterapi, yaitu untuk memberikan aroma-aroma menenangkan ketika lilin dinyalakan.
Pengobatan alternatif, digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu, seperti pada lilin lebah.
Dekorasi, berguna untuk dekorasi pada acara-acara tertentu.
Cara Membuat Lilin Aroma Jeruk
Setelah mengetahui manfaatdan ciri-ciri lilin di atas, akan menarik jika dapat membuat lilin sendiri. Sebab, pada dasarnya pembuatan lilin sangat mudah dan dapat dilakukan di rumah. Untuk itu, simak cara membuat lilin dengan wangi jeruk berikut ini.
Bahan
Lilin utuh maupun sisa lilinyang diserut terlebih dahulu
Panci untuk melelehkan lilin
Kulit jeruk
Sumbu kompor
Gelas kaca
Cara Membuatnya
Pertama, iris jeruk secara vertikal. Kemudian keruk isinya hingga menyisakan kulitnya saja.
Lelehkan serutan lilin ke dalam panci
elah jeruk lemon melintang vertikal lalu keruk isinya, sisakan bagian kulit saja
Lelehkan serutan lilin dalam panci
Setelah meleleh dengan sempurna, tuang ke dalam gelas kaca yang telah diberikan kult lemon sebelumnya.
Jangan lupa untuk memasukkan sumbu kompor agar lilin dapat dinyalakan.
Jika telah mengeras, lilin siap digunakan
Tak dipungkiri, lilin memiliki manfaat dan kegunaannya masing-masing. Sehingga tak heran jika ciri-ciri lilin satu sama lain memiliki perbedaan. Demikianlah pembahasan mengenai manfaat, ciri-ciri, dan cara pembuatan lilin. Semoga bermanfaat! (NUM)
