Konten dari Pengguna

Mengenal Ciri-ciri Musim Pancaroba beserta Dampaknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Musim Pancaroba, foto:pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Musim Pancaroba, foto:pexels

Musim pancaroba adalah musim pergantian antara musim kemarau ke musim hujan, begitupun dengan sebaliknya. Ciri-ciri musim pancaroba salah satunya ditandai dengan hujan lebat yang diikuti kilat atau petir, namun hujan tersebut hanya berlangsung singkat.

Adanya musim tersebut dapat memberikan beberapa dampak terhadap kesehatan manusia. Sehingga disarankan ketika musim pancaroba selalu menjaga kesehatan, serta meningkatkan imunitas dan kebersihan lingkungan.

Mengetahui Ciri-ciri Musim Pancaroba

IlustrasiCiri-ciri Musim Pancaroba, foto:pexels

Mengutip dari buku Penyehatan Udara, Tri Cahyono (48:2017) terdapat beberapa ciri-ciri musim pancaroba, salah satunya yaitu kondisi udara yang terasa sangat panas. Musim pancaroba disebut juga dengan musim peralihan.

Di mana terjadinya peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan. Musim tersebut terjadi pada 2 periode. Periode pertama terjadi pada bulan Maret-Mei yang dikenal dengan musim peralihan I atau musim pancaroba awal tahun.

Kemudian pada periode kedua terjadi pada bulan September-November yang disebut musim peralihan II atau musim pancaroba akhir tahun. Ketika terjadi musim pancaroba, matahari mengalami pergerakan melintasi khatulistiwa.

Sehingga kondisi angin berubah menjadi lemah, serta memiliki arah yang tidak menentu. Adapun ciri-ciri lain dari musim pancaroba, sebagai berikut:

  1. Ditandai dengan adanya frekuensi badai yang lebih tinggi.

  2. Hujan sangat deras dan disertai dengan petir atau kilat.

  3. Curah hujan yang turun pada umumnya mempunyai intensitas sedang sampai lebat. Namun, terjadi dengan durasi singkat dan tidak merata.

  4. Terjadi perubahan suhu dengan ditandai adanya penurunan suhu udara yang signifikan.

  5. Terjadi hujan sporadis yaitu jenis hujan yang terjadi tidak mengikuti pola atau jadwal tertentu. Sehingga dapat terjadi secara tiba-tiba.

  6. Terjadi pergantian aktivitas fauna. Banyak berbagai jenis hewan yang melakukan migrasi selama musim pancaroba. Hal tersebut terjadi sebagai bentuk respons terhadap perubahan cuaca dan kondisi lingkungan.

Dampak dari Musim Pancaroba

Ilustrasi Ciri-ciri Musim Pancaroba, foto:pexels

Terdapat berbagai dampak yang dapat terjadi akibat musim pancaroba. Terutama pada lingkungan dan kesehatan. Berikut adalah beberapa dampak yang terjadi akibat musim tersebut.

1. Kesehatan Manusia

Ketika musim pancaroba dapat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan manusia. Hal ini, karena ketika musim tersebut terjadi perubahan suhu dan kelembapan udara yang dapat memunculkan berbagai penyakit.

Virus dan juga bakteri akan lebih mudah berkembang biak ketika lingkungan lembab. Selain itu, terjadinya variabilitas cuaca dapat memberikan pengaruh pada sistem kekebalan tubuh manusia. Sehingga akan membuat lebih rentan terhadap infeksi dan juga penyakit menular.

2. Pertanian

Dampak musim pancaroba dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi pertanian pada suatu daerah. Kondisi cuaca yang sifatnya tidak menentu, dapat memberikan gangguan pada pola tanam yang sudah direncanakan oleh petani.

Selain itu, dengan adanya cuaca ekstrim seperti badai, dapat merusak berbagai tanaman dan mengganggu aktivitas pertanian.

Baca Juga: Ciri-ciri Musim Semi dan Waktu Terjadinya

Ciri-ciri musim pancaroba ditandai dengan berbagai kondisi alam yang mengalami perubahan secara tiba-tiba. Selain itu, ketika musim pancaroba juga menyebabkan beberapa dampak yang dapat merugikan. (PAM)