Mengenal Ciri-ciri Sporozoa beserta Pengertian dan Contohnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sporozoa adalah salah satu contoh dari banyaknya jenis protozoa yang hidup dalam tempat yang basah. Ciri-ciri sporozoa tidak punya alat bergerak pada tubuhnya.
Protozoa merupakan suatu organisme seluler yang mempunyai sifat eukariotik. Selain itu, protozoa tidak mempunyai bagian dinding sel, heterotrof dan juga dapat melakukan pergerakan.
Ciri-ciri Sporozoa
Dikutip dari buku 1700 Plus Bank Soal Biologi SMA/MA, Nunung Nurhayati dkk (2018: 83), sporozoa merupakan salah satu kelompok protozoa yang tidak memiliki alat gerak khusus, sehingga untuk bergeraknya dilakukan dengan cara mengubah posisi tubuh.
Sporozoa adalah jenis yang dapat membentuk spora, dan hidup sebagai parasit di dalam tubuh hewan dan manusia. Ciri-ciri sporozoa adalah sebagai berikut:
Tubuhnya terbentuk dari kumpulan tropozoit yang memanjang, dan berbentuk bulat panjang
Reproduksi yang dilakukan menggunakan jenis reproduksi seksual dan aseksual.
Dalam reproduksi seksual sporozoa melakukannya dengan cara melalui penyatuan mikrogamet dan makrogamet di dalam tubuh nyamuk.
Sedangkan, dalam reproduksi aseksual dilakukan melalui skizogoni atau pembelahan diri di dalam tubuh inang tetap, serta pembentukan spora atau sporogoni di dalam tubuh inang perantara.
Pengertian dan Contoh Sporozoa
Dikutip dari buku Biologi SMA dan MA untuk Kelas XI, Diah Aryulina, Ph.D dkk (2006: 94), sporozoa berasal dari bahasa Yunani, yaitu spore yang berarti biji, dan zoa yang berarti hewan. Sporozoa adalah kelompok dari Protista uniseluler.
Kelompok ini memiliki bentuk seperti spora pada salah satu tahapan dalam siklus hidupnya. Seluruh jenis dari sporozoa hidup sebagai parasit. Contoh dari sporozoa adalah Toxoplasma gondii.
Jenis sporozoa ini dapat menyebabkan penyakit toxoplasmosis dan plasmodium berupa penyakit malaria pada manusia. Toxoplasma ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, seperti daging yang telah tercemar kotoran kucing dan kista Toxoplasma.
Infeksi dari jenis kista ini dapat membahayakan ibu hamil. Hal ini dikarenakan jenis kista tersebut dapat membunuh embrio atau bayi yang dilahirkan menjadi cacat.
Sedangkan, plasmodium dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles jenis betina. Di dalam tubuh manusia tersebut plasmodium akan menyerang sel-sel hati dan sel-sel darah merah atau eritrosit.
Baca juga: Ciri-ciri Protozoa dan Klasifikasinya dalam Ilmu Biologi
Sekian ulasan mengenai ciri-ciri sporozoa beserta pengertian dan contohnya. Selain sporozoa, jenis-jenis protozoa lainnya ada rhizopoda, flagellata, dan ciliata. (MAE)
