Konten dari Pengguna

Mengenal Daur Hidup Itik dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi daur hidup itik. Sumber: pexels.com/Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daur hidup itik. Sumber: pexels.com/Pixabay.

Daur hidup itik merupakan contoh bagaimana hewan unggas berkembang biak dan tumbuh. Itik adalah hewan yang unik karena menghabiskan sebagian besar hidupnya di darat tapi dapat mengambang dengan santai di atas air dan bisa sedikit terbang.

Di Indonesia, masih banyak yang beternak itik secara tradisional. Pemilik itik sering terlihat menggiring berpuluh-puluh itik yang berbaris rapi di tepi sawah. Karena itu, siklus hidup itik merupakan pengetahuan yang menarik.

Daur Hidup Itik

Ilustrasi daur hidup itik. Sumber: pexels.com/VictorBurnside.

Itik adalah spesies dari famili Antidai dan ordo Anseriformes yang termasuk dalam golongan hewan unggas atau golongan burung. Dalam keseharian di masyarakat, itik disebut juga bebek.

Pada hewan ada 2 macam daur atau siklus hidup, yaitu sederhana dan tidak sederhana. Dalam daur hidup sederhana, ada 2 cara beranak, yaitu melahirkan dan menetas dari telur, sehingga disebut juga daur hidup tanpa metamorfosis.

Itik mengalami daur hidup sederhana melalui proses bertelur. Berikut adalah daur hidup itik selengkapnya, yang dikutip dari Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas IV, Tim Tunas Karya Guru (2017:15).

  1. Telur Itik

    Telur berbentuk bulat oval, tidak bulat seperti telur ayam. Ukuran rata-rata telur bebek atau itik juga lebih besar, yaitu 60-75 gram. Sedangkan telur ayam berkisar 50 gram. Warna telur ayam sebagian hijau kebiruan atau toska.

    Umumnya telur itik akan menetas dalam 28 hari. Jika dipecah, bagian tengah telurnya berwarna oranye menyala, bukan kuning seperti terlur ayam.

  2. Anak Itik

    Anak itik hanya memiliki ukuran rata-rata 10 cm. Paruhnya pipih dan masih tipis. Badannya bulat dan ditumbuhi bulu-bulu halus.

    Sejak bayi, anak itik sudah bisa memakan invertebrata, seperti cacing, larva serangga, siput dan sebagainya. Pada usia 2 minggu, itik bisa mengonsumsi makanan yang lebih kasar, seperti dedaunan atau tumbuhan lain.

  3. Itik Dewasa

    Periode dewasa merupakan waktunya untuk produktif menghasilkan telur. Rata-rata bebek mulai bertelur di usia 5-6 bulan. Itik mencapai puncak produktivitas sekitar usia 12 bulan, dengan jumlah telur 100 hingga 300 butir per tahun.

    Lama produktivitas itik adalah 2,5 sampai 3 tahun. Namun itik dapat hidup mencapai usia 7-9 tahun.

Baca juga: Daur Hidup Belalang Hingga Tahap Dewasa

Itulah daur hidup itik dari mulai telur hingga dewasa. Kemampuan menghasilkan telur dan daging membuat itik merupakan salah satu hewan yang banyak dibudidayakan di peternakan. (lus)