Mengenal Diagram Batang Daun dalam Statistika

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diagram batang daun atau stem and leaf plot adalah salah satu cara penyajian data statistik secara visual. Penyajian dalam bentuk diagram dibutuhkan agar data dapat lebih mudah dimengerti.
Diagram ini banyak digunakan karena lebih sederhana dan memudahkan mencari beberapa informasi dari data yang ditampilkan. Namun sebelum mempraktikkannya, prinsip penggunaannya harus diketahui lebih dulu.
Diagram Batang Daun dalam Ilmu Statistika
Dikutip dari Cerdas Matematika untuk Kelas XI, Marthen Kanginan (2005:6), diagram batang daun diperkenalkan oleh pakar statistik bernama John Tukey. Diagram ini dapat menyarikan suatu kumpulan data tanpa kehilangan informasi data individualnya.
Pada diagram ini adalah angka-angka di setiap datum dibagi 2, yaitu angka-angka pertama ditulis di sebelah kiri yang disebut batang, sedangkan angka-angka sisanya ditulis di sebelah kanan yang disebut daun. Contohnya angka 732 menjadi 73-2 atau 7-32.
Diagram ini dapat menampilkan penyebaran atau distribusi data secara efektif. Diagram ini juga dapat menampilkan datum yang paling banyak muncul, datum terkecil, dan datum terbesar.
Berikut adalah langkah-langkah membuat stem and leaf plot:
Mendaftar nilai-nilai batang (dalam urutan naik) dalam sebuah kolom di sebelah kiri sebuah garis vertikal.
Urutkan nilai data dari yang terkecil ke yang terbesar.
Tiap nilai daun ditulis di sebelah kanan garis vertikal dan sebaris dengan nomor batangnya. Langkah ini terus dilakukan hingga semua datum sudah dimasukkan ke diagram.
Bulatkan data amatan ke satuan terdekat.
Pada diagram dibuat lajur banyak amatan, frekuensi kumulatif, batang dan daun.
Membuat interval-interval menjadi batang.
Nilai satuan amatan yang sesuai dengan batangnya di lajur daun.
Perlu ditambahkan kunci sebagai petunjuk cara membaca diagram tersebut.
Jika membandingkan dua kumpulan data maka diagram dapat dibuat dengan meletakkan batang di tengah. Kemudian daun-daun dari data pertama diletakkan di sisi kanan batang dan daun-daun dari data kedua diletakkan di sisi kiri batang.
Sebagai catatan diagram ini juga dapat dibuat menggunakan program Excel.
Diagram batang daun dapat menjadi pilihan untuk menyajikan visual data yang bisa memberikan informasi tentang frekuensi, tren, modus, median dan masih banyak lagi. Diagram ini sesuai dengan prinsip statistika yang berusaha membuat data mentah berbicara. (lus)
Baca juga: Pengertian Modus dan Median dan Cara Menghitungnya
