Konten dari Pengguna

Mengenal Elemen Sekunder pada Sumber Tegangan beserta Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Elemen Sekunder Adalah. Sumber: Pixabay/StockSnap
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Elemen Sekunder Adalah. Sumber: Pixabay/StockSnap

Elemen sekunder adalah salah satu jenis sumber tegangan. Sumber tegangan sendiri erat kaitannya dengan sumber arus listrik.

Sumber tegangan listrik merupakan semua yang terlibat dalam perubahan bentuk energi lain menjadi energi listrik. Adapun sumber tegangan diperlukan untuk membuat beda potensial listrik.

Elemen Sekunder pada Sumber Tegangan

Ilustrasi Elemen Sekunder Adalah. Sumber: Pixabay/StockSnap

Secara umum, tegangan listrik dibagi menjadi beberapa jenis. Salah satunya adalah sumber tegangan listrik searah atau direct current (DC).

Sumber tegangan DC adalah sumber tegangan yang menghasilkan arus listrik searah. Jenis sumber tegangan ini berasal dari proses elektrokimia dan perubahan energi mekanik.

Dikutip dari Buku Pintar Bimbel SMP Kelas 7, 8, 9, Budi Lintang (2015:351), sumber tegangan yang mengeluarkan energi listrik berdasakan prinsip pasangan logam disebut sebagai sel atau elemen. Adapun elemen terdiri dari dua jenis, salah satunya adalah elemen sekunder.

Elemen sekunder atau yang sering juga disebut sebagai elemen basah merupakan sumber tegangan yang tidak dapat diperbarui. Jenis elemen ini tidak memberikan beda potensial atau kosong.

Baca juga: Sumber Arus Listrik, Ini 7 Elemen Utamanya

Contoh Elemen Sekunder pada Sumber Tegangan Listrik

Ilustrasi Elemen Sekunder Adalah. Sumber: Pixabay/Ralphs_Fotos

Terdapat beberapa contoh elemen sekunder yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya yang paling umum adalah aki dan baterai isi ulang.

1. Aki

Budi Lintang (2015:353) dalam bukunya menjelaskan bahwa aki merupakan sumber tegangan yang berasal dari reaksi kimia, sebagaimana elemen kering. Aki terdiri atas karet keras atau kaca yang berbentuk bak dan berisi larutan asam sulfat pekat yang berfungsi sebagai larutan elektrolit.

Pada pemakaian aki, terjadi proses perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Saat aki digunakan, maka terjadi proses kimia sehingga aki dapat mengalirkan arus listrik.

Terdapat dua kerangka timbul dalam larutan aki, yaitu timbal peroksida (PbO2) sebagai anoda serta timbal murni (Pb) sebagai katoda. Saat proses kimia terjadi, lapisan pada katoda dan anoda sedikit demi sedikit berubah menjadi timbal oksida.

Hal tersebut membuat potensial kedua kutub menjadi sama dan arus listrik tidak dapat mengalir lagi. Dengan kata lain, aki dikatakan kosong.

2. Baterai Isi Ulang

Berbeda dengan baterai jenis lainnya yang termasuk elemen primer, baterai isi ulang yang sering ditemukan pada HP termasuk dalam elemen sekunder.

Umumnya, jenis baterai yang digunakan adalah nikel-kadmium (Ni-Cd) yang memakai bahan nikel hidroksida serta kadmium sebagai elektrodanya, dan kalium hidroksida sebagai elektrolit.

Meski begitu, terdapat pula baterai isi ulang yang menggunakan bahan litium sebagai elektroda, sehingga membuat baterai isi ulang mempunyai daya tahan lebih lama.

Sekian penjelasan mengenai elemen sekunder pada sumber tegangan beserta contohnya. Semoga ulasan ini dapat meningkatkan wawasan seputar sumber tegangan listrik. (YAS)