Konten dari Pengguna

Mengenal Fisika sebagai Sikap dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fisika sebagai sikap. Sumber: Pixabay/WikimediaImages
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fisika sebagai sikap. Sumber: Pixabay/WikimediaImages

Sebagai cabang ilmu Sains, Fisika memiliki tiga hakikat salah satunya Fisika sebagai sikap. Hakikat ini mengarah ke prinsip tindakan yang mendukung eksperimen untuk melahirkan sekumpulan pengetahuan ilmiah, contohnya objektif, teliti, dan lainnya.

Ilmu Fisika merupakan ilmu yang mendasari berbagai teknologi modern manusia yang saat ini ada dalam kehidupan sehari-hari. Lebih luasnya Fisika mempelajari alam, mencakup bagaimana alam semesta berperilaku dan interaksi yang terjadi di dalamnya.

Fisika Sebagai Sikap

Ilustrasi Fisika sebagai sikap. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Fisika merupakan kumpulan pengetahuan yang mempelajari peristiwa alam dan interaksi yang terjadi antar alam dan manusia. Penyusunan pengetahuan ilmu ini diawali dengan kegiatan-kegiatan kreatif seperti pengamatan, pengukuran, analisis, hingga percobaan.

Semua hal tersebut membutuhkan sikap yang berasal dari pemikiran. Sehingga seseorang dapat bertindak untuk melakukan kegiatan ilmiah tersebut. Hal itulah yang kemudian memaknai hakikat Fisika sebagai sikap yang disebut juga dengan a way of thinking.

Dikutip dalam buku Ilmu Alamiah Dasar oleh Ni Putu Ayu Hervina Sanjayanti, dkk (2021:32) Fisika sebagai bentuk sikap adalah serangkaian sikap yang dibutuhan untuk melakukan proses penemuan ilmu pengetahuan yang dikenal dengan sikap ilmiah.

Contoh Fisika Sebagai bentuk Sikap

Ilustrasi Fisika sebagai sikap. Sumber: Pexels/cottonbro studio

Telah dijelaskan di atas bahwa terdapat sikap yang mendasari adanya ilmu Fisika. Contoh sikap tersebut di antaranya yaitu:

  • Rasa ingin tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajari, dilihat, dan didengar. Contohnya suka bertanya tentang objek atau peristiwa.

  • Kritis: Sikap atau kemampuan seseorang dalam berpikir secara teliti, tidak mudah percaya begitu saja, dan selalu berusaha menemukan kesalahan atau kekeliruan dalam suatu hal.

  • Objektif: Sikap yang sebenarnya tanpa ada pengaruh pendapat atau pun pandangan pribadi. Sikap ini juga bisa diartikan dengan jujur pada diri sendiri terhadap hasil percobaan.

  • Tekun dan tidak mudah putus asa: Sikap yang tidak pernah bosan menyelidiki meskipun menghadapi kegagalan atau percobaan mengalami kendala.

  • Terbuka: Sikap yang menghargai pendapat orang lain atau menghargai hasil percobaan orang lain, berpikir positif, menerima kritik, dan saran.

  • Bertanggung jawab: Sikap yang melakukan semua tugas dan kewajiban dengan sungguh-sungguh serta siap untuk menanggung segala risiko atas perbuatan sendiri.

Dapat disimpulkan bahwa sikap dalam ilmu Fisika berperan menjadi kerangka berpikir dalam menghadapi suatu permasalahan ilmiah. Fisika sebagai sikap mengajarkan seseorang untuk berpikir secara kritis, objektif, tekun, terbuka, dan juga bertanggung jawab. (MRZ)

Baca juga: 3 Hakikat Fisika sebagai Bagian dari Sains dan Penerapannya