Konten dari Pengguna

Mengenal Fungsi Jaringan Sklerenkim pada Tumbuhan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gambar fungsi jaringan sklerenkim. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gambar fungsi jaringan sklerenkim. Sumber foto: Pixabay.com

Masih banyak yang tidak paham fungsi jaringan sklerenkim. Pasalnya, istilah sklerenkim terdengar asing, sehingga banyak yang tidak tahu akan kehadiran jaringan tersebut.

Sklerenkim adalah jaringan yang terdapat pada tumbuhan. Jaringan tersebut hanya dapat ditemukan pada organ tumbuhan yang sudah tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Pengertian dan Ciri-Ciri Jaringan Sklerenkim

Ilustrasi gambar fungsi jaringan sklerenkim. Sumber foto: Pixabay.com

Selain manusia, tumbuhan juga memiliki berbagai jenis jaringan. Jaringan tersebut terbentuk dari kerja sama dan interaksi di antara sel yang menyebabkan organisme. Di bawah ini macam-macam jaringan yang terdapat pada tumbuhan.

  1. Jaringan meristematik

  2. Jaringan epidermis

  3. Jaringan pengangkut

  4. Jaringan dasar atau parenkim

  5. Jaringan kolenkim

  6. Jaringan sklerenkim

Mengutip dari buku yang berjudul Anatomi Tumbuhan karya Almira Ulimaz dkk (2022: 52), jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat atau penyokong tumbuhan dengan dinding sel sekunder yang tebal karena mengandung banyak zat lignin.

Jaringan skelerenkim memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Sel-sel jaringan tumbuhan telah mati

  • Dinding sel mengalami penebalan

  • Jaringan sklerenkim tidak memiliki sel protoplasma

  • Tidak memiliki kandungan kloropas

  • Penebalan dinding sel terjadi secara merata di seluruh bagian

  • Sel sklerenkim tidak dapat mengalami perpanjangan

  • Jaringan sklerenkim terletak pada perisikel, korteks dan di antara xilem dan floem

  • Sel jaringan sklerenkim lebih kaku dari jaringan kolenkim

Fungsi Jaringan Sklerenkim

Ilustrasi gambar fungsi jaringan sklerenkim. Sumber foto: Pixabay.com

Jaringan sklerenkim memiliki dua jenis sel berdasarkan bentuk penyusunnya. Dua jenis tersebut yaitu, serabut atau serat dan sklereid atau sel batu.

1. Serabut

Serabut sklerenkim memiliki elemen panjang dengan ujung yang runcing. Panjang serabut sklerenkim sekitar 20 mm - 250 mm. Serabut pada umumnya berbentuk untaian atau anyaman.

Di dalam serabut terdapat akar, batang, daun dan juga bunga. Serat sklerenkim memiliki dinding yang tipis. Hal ini menyebabkan teksturnya menjadi bersifat elastis.

2. Sklereid

Sklereid atau sel batu pada tumbuhan terdapat pada berkas pengangkut, sel-sel parenkim, korteks batang, tangkai daun, akar, buah dan biji. Meskipun disebut sel batu, sklereid memiliki bentuk yang bervariatif.

Bentuk-bentuk tersebut dapat menyerupai batang (isodiametris dan makrosklereid), tulang (osteosklereid) dan bahkan bintang (asterosklereid). Adapun fungsi jaringan sklerenkim adalah sebagai berikut.

  • Sebagai penguat dan penyokong tumbuhan yang sudah dewasa

  • Sebagai pelindung organ tumbuhan yang masih bersifat lunak

  • Sebagai pelindung untuk menghadapai tekanan dari luar

  • Memberikan bentuk dan stabilitas pada tumbuhan

  • Melindungi tumbuhan dari segala bentuk kerusakan mekanik

Baca juga: Fungsi Jaringan Epidermis pada Tumbuhan dan Ciri-Cirinya

Demikian penjelasan mengenai fungsi jaringan sklerenkim pada tumbuhan. Semoga dapat menambah wawasan tentang jaringan tumbuhan. (MAE)