Mengenal Fungsi Jaringan Sklerenkim pada Tumbuhan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masih banyak yang tidak paham fungsi jaringan sklerenkim. Pasalnya, istilah sklerenkim terdengar asing, sehingga banyak yang tidak tahu akan kehadiran jaringan tersebut.
Sklerenkim adalah jaringan yang terdapat pada tumbuhan. Jaringan tersebut hanya dapat ditemukan pada organ tumbuhan yang sudah tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Pengertian dan Ciri-Ciri Jaringan Sklerenkim
Selain manusia, tumbuhan juga memiliki berbagai jenis jaringan. Jaringan tersebut terbentuk dari kerja sama dan interaksi di antara sel yang menyebabkan organisme. Di bawah ini macam-macam jaringan yang terdapat pada tumbuhan.
Jaringan meristematik
Jaringan epidermis
Jaringan pengangkut
Jaringan dasar atau parenkim
Jaringan kolenkim
Jaringan sklerenkim
Mengutip dari buku yang berjudul Anatomi Tumbuhan karya Almira Ulimaz dkk (2022: 52), jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat atau penyokong tumbuhan dengan dinding sel sekunder yang tebal karena mengandung banyak zat lignin.
Jaringan skelerenkim memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Sel-sel jaringan tumbuhan telah mati
Dinding sel mengalami penebalan
Jaringan sklerenkim tidak memiliki sel protoplasma
Tidak memiliki kandungan kloropas
Penebalan dinding sel terjadi secara merata di seluruh bagian
Sel sklerenkim tidak dapat mengalami perpanjangan
Jaringan sklerenkim terletak pada perisikel, korteks dan di antara xilem dan floem
Sel jaringan sklerenkim lebih kaku dari jaringan kolenkim
Fungsi Jaringan Sklerenkim
Jaringan sklerenkim memiliki dua jenis sel berdasarkan bentuk penyusunnya. Dua jenis tersebut yaitu, serabut atau serat dan sklereid atau sel batu.
1. Serabut
Serabut sklerenkim memiliki elemen panjang dengan ujung yang runcing. Panjang serabut sklerenkim sekitar 20 mm - 250 mm. Serabut pada umumnya berbentuk untaian atau anyaman.
Di dalam serabut terdapat akar, batang, daun dan juga bunga. Serat sklerenkim memiliki dinding yang tipis. Hal ini menyebabkan teksturnya menjadi bersifat elastis.
2. Sklereid
Sklereid atau sel batu pada tumbuhan terdapat pada berkas pengangkut, sel-sel parenkim, korteks batang, tangkai daun, akar, buah dan biji. Meskipun disebut sel batu, sklereid memiliki bentuk yang bervariatif.
Bentuk-bentuk tersebut dapat menyerupai batang (isodiametris dan makrosklereid), tulang (osteosklereid) dan bahkan bintang (asterosklereid). Adapun fungsi jaringan sklerenkim adalah sebagai berikut.
Sebagai penguat dan penyokong tumbuhan yang sudah dewasa
Sebagai pelindung organ tumbuhan yang masih bersifat lunak
Sebagai pelindung untuk menghadapai tekanan dari luar
Memberikan bentuk dan stabilitas pada tumbuhan
Melindungi tumbuhan dari segala bentuk kerusakan mekanik
Baca juga: Fungsi Jaringan Epidermis pada Tumbuhan dan Ciri-Cirinya
Demikian penjelasan mengenai fungsi jaringan sklerenkim pada tumbuhan. Semoga dapat menambah wawasan tentang jaringan tumbuhan. (MAE)
