Mengenal Fungsi Klem dalam Laboratorium beserta Jenis-jenisnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Klem merupakan alat yang sangat dibutuhkan untuk berbagai pekerjaan, seperti: woodworking,pembuatan hiasan dari kayu, furniture dan lain sebagainya. Beberapa fungsi klem dengan jenis khusus, dapat digunakan untuk kebutuhan medis dan rumah sakit.
Klem pada dasarnya adalah salah satu bagian dari alat laboratorium kimia seperti statif. Kedua alat tersebut tidak bisa dipisahkan, karena telah banyak digunakan dalam berbagai metode pengujian.
Fungsi Klem dalam Laboratorium
Dikutip dari buku Pengenalan Alat-Alat Praktikum IPA, Rasmini, dkk (2021: 107), klem merupakan salah satu alat dalam laboratorium yang digunakan untuk mengklem suatu alat agar lebih kuat.
Klem terdiri dari dua bagian, yang pertama yaitu bagian penjepit alat dan berfungsi untuk menghubungkan klem dengan alat gelas lain. Sedangkan, bagian kedua disebut penjepit statif yang digunakan dan berfungsi untuk menghubungkan klem dengan statif.
Di dalam klem terdapat sebuah pengunci untuk mengencangkan dan melonggarkan penjepit yang dapat diatur dengan mudah. Penggunaan penjepit tersebut sebaiknya pada posisi menghadap ke atas dengan tujuan untuk mencegah klem agar tidak jatuh.
Klem laboratorium merupakan jenis paling umum yang digunakan di berbagai laboratorium karena aplikasinya yang luas. Klem tersebut mampu menjepit benda dengan kuat dan dapat dikencangkan dengan memutar bagian skrupnya.
Oleh karena itu, fungsi klem yang utama adalah untuk menjepit. Klem sangat membantu kegiatan analisa seperti filtrasi, destilasi, titrasi, dan lain sebagainya. Dengan alat tersebut, berbagai kegiatan yang disebutkan tadi dapat berjalan dengan lancar.
Baca juga: Fungsi Mortar dan Alu dalam Laboratorium
Jenis-jenis Klem dalam Laboratorium
Klem memiliki fungsi sebagai penyangga dari berbagai macam alat yang ada di laboratorium. Beberapa jenis klem dalam laboratorium adalah sebagai berikut:
Klem ring, yaitu jenis klem yang memiliki bentuk lingkaran dengan penjepit di ujung pangkalnya. Klem ini berfungsi untuk mengencangkan pemasangan suatu objek pada batang statif
Klem jepit, yaitu jenis klem yang digunakan dalam berbagai penelitian dan berfungsi untuk menjepit alat laboratorium
Klem holder, yaitu salah satu jenis klem yang sering ditemui di laboratorium manapun. Fungsinya yaitu untuk menjepit alat laboratorium khususnya buret pada saat proses titrasi
Sekian penjelasan mengenai fungsi klem dalam laboratorium beserta jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan pembaca. (MAE)
