Mengenal Fungsi Mortar Laboratorium Lengkap dengan Jenis-jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam laboratorium, terdapat banyak alat yang digunakan untuk menunjang kegiatan praktikum. Salah satunya adalah alu dan mortar laboratorium. Fungsi mortar laboratorium sendiri beragam yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Dikutip dari buku Rumus Pocket Kimia SMA Kelas X, XI, XII oleh Tim Kompas Ilmu (2019:7) mortar yang juga berpasangan dengan alu merupakan alat laboratorium yang digunakan untuk menghaluskan suatu bahan yang padat.
Fungsi Mortar Laboratorium
Penggunaan alu dan mortar laboratorium pada dasarnya tidak dapat dipisahkan. Sebab, kedua alat tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi. Fungsi mortar laboratorium tidak sendiri adalah wadah untuk mencampurkan bahan praktikum untuk ditumbuk bersama.
Selain itu, mortar juga digunakan untuk media penggerus atau penggilingan bahan-bahan seperti batu, garam, dan bahan kimia padat lainnya. Penggilingan tersebut biasanya termasuk dalam proses ekstraksi dari sebuah sampel yang akan diuji.
Pada praktikum biologi, mortar laboratorium digunakan untuk menghancurkan dan menghaluskan bahan penguji seperti DNA, atau bahan organik lainnya. Sedangkan pada bidang farmasi, alu dan mortar digunakan untuk menghaluskan obat-obatan khususnya tablet.
Jenis-jenis Mortar Laboratorium
Setelah mengetahui fungsi mortar laboratorium, penting juga untuk mengetahui jenis-jenisnya. Untuk itu, simak penjelasannya berikut ini.
Alu dan mortar laboratorium yang terbuat dari kaca. Jenis ini biasanya terbuat dari bahan soda yang telah dipoles sedemikian rupa.
Alu dan mortar zirkonia, merupakan jenis mortar yang umumnya digunakan di industri keramik. Sehingga, alat ini akan memiliki sifat anti korosi dan aman digunakan dalam suhu tinggi.
Agate mortars & pestles, yaitu jenis mortar yang digunakan untuk penggilingan bahan kimia padat, bahan industri, hingga bahan medis. Mortar ini juga terkenal lebih keras dibandingkan jenis kaca dan porselen.
Alumina mortar and pestle set, yaitu jenis mortar yang memiliki tingkat kemurnian tinggi. Bahkan, dapat mencapai 99.8% high purity alumina yang mempunyai nilai density hingga dikisaran 3.8-3.9m/cm3.
Baca Juga: Jenis dan Fungsi Labu Erlenmeyer di Laboratorium Kimia
Dapat disimpulkan, fungsi mortar laboratorium dalam kegiatan praktikum dangat beragam. Mulai dari penggilingan obat, bahan kimia, hingga bahan-bahan medis lainnya. Oleh karena itu, alat ini akan sering dilihat dan ditemukan di laboratorium. (NUM)
