Mengenal Gerak Tolak Peluru Gaya Membelakangi dan Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerak tolak peluru merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang membutuhkan keahlian dan kekuatan fisik yang tinggi. Salah satu teknik yang digunakan dalam gerak tolak peluru adalah gerak tolak peluru gaya membelakangi.
Menurut buku Ensiklopedi Olah Raga Atletik: Lompat Jauh hingga Tolak Peluru, Atma Endris dkk (2021:29), tolak peluru merupakan satu cabor di antara dari banyak cabang olahraga atletik.
Bola besi yang berat harus dilemparkan oleh atlet tolak peluru dengan sejauh mungkin. Peluru yang berbentuk bola besi ini adalah alat utama dalam bidang olahraga ini, yaitu sebuah besi bulat berbentuk bola.
Gerak Tolak Peluru Gaya Membelakangi atau Gaya O’brien
Dalam suatu cabang olahraga tolak peluru dikenal tiga macam gaya yang paling banyak digunakan oleh para peserta, salah satunya gaya gerak tolak peluru gaya membelakangi atau dikenal dengan sebutan gaya O’brien. Seperti apa penjelasannya?
Gaya O’brien dimulai dengan gerakan membelakangi area sasaran. Tujuannya adalah mencari ancang-ancang dan memposisikan badan dengan pas sebelum meluncurkan peluru sekuat tenaga. Kemudian para atlet akan berputar 180 derajat ke arah depan untuk mendorong pelurunya ke area saaran.
Gaya ini ditemukan oleh atlet asal Amerika Serikat bernama Parry O’brien. Sama seperti gaya spin, gaya satu ini juga sering digunakan oleh atlet profesional.
Meskipun begitu, cara kerja gaya O'brien sangat berbeda. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan tolakan peluru dengan gaya O’brien:
Posisi tubuh berdiri membelakangi arah tolakan dengan badan membungkuk dan bertumpu pada kaki kanan sekaligus lutut ditekuk. Sementara itu, kaki kiri diangkat lurus menuju arah tolakan.
Peluru atau bola diletakkan di bagian antara leher, dekat dengan dagu.
Peluru dipegang pada bagian pangkal jari, bukan telapak tangan. Kemudian, posisikan ibu jari di bawah peluru.
Selanjutnya, siku mengarah keluar sehingga membentuk sudut 45 derajat.
Pada saat meluncur, kaki kiri dapat diluruskan sembari memutarkan pinggul.
Kaki kanan diangkat pendek ke depan dengan kaki kiri diayun ke belakang untuk tetap menjaga keseimbangan.
Baca juga: 5 Variasi Gerakan Lompat Tinggi yang Perlu Diketahui
Gerak tolak peluru gaya membelakangi membutuhkan latihan intensif dan kesabaran untuk dapat menguasainya dengan baik. Dengan kombinasi kekuatan fisik, teknik yang benar, dan koreksi yang tepat, atlet dapat mencapai hasil terbaik dalam cabang olahraga yang menuntut keahlian ini.(VAN)
