Konten dari Pengguna

Mengenal Guru Lagu Tembang Kinanthi dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Guru Lagu Tembang Kinanthi dan Contohnya. Sumber: Unsplash/Lighten Up
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Guru Lagu Tembang Kinanthi dan Contohnya. Sumber: Unsplash/Lighten Up

Tembang kinanthi merupakan salah satu tembang yang umum ditemukan di berbagai acara khususnya di Jawa. Tembang kinanthi ini banyak digunakan karena watak dan guru lagu tembang kinanthi yang indah.

Tembang Kinanthi adalah salah satu jenis tembang macapat dalam tradisi Jawa yang mengandung nilai-nilai luhur dan filosofis. Nama "Kinanthi" berasal dari kata "kanthi" dalam bahasa Jawa, yang berarti "dibimbing" atau "didampingi".

Guru Lagu Tembang Kinanthi dan Contohnya

Ilustrasi Guru Lagu Tembang Kinanthi dan Contohnya. Sumber: Pexels/Candra Adi Pratama

Mengutip buku Serat Kandha Suluk Tembang Wayang, Bram Palgunadi (2021:116), tembang kinanthi biasa digunakan untuk menampilkan suasana yang anggun, penuh kebersamaan, penuh kasih sayang, penuh cinta, dan juga penuh persaudaraan.

Guru lagu menjadi salah satu unsur yang membedakan satu jenis tembang macapat dengan jenis lainnya. Setiap tembang memiliki pola bunyi akhir yang unik.

Guru lagu tembang kinanthi cukup khas, yaitu u, i, a, i, a, i. Artinya, baris pertama berakhir dengan vokal u, baris kedua berakhir vokal i, dan seterusnya. Agar lebih memahami mengenai tembang kinanthi, berikut ini beberapa contoh dari tembang kinanthi yang dapat diketahui.

1. Contoh 1

Kinanthi panglipur wuyung

Rerenggane prawan sunthi

Durung pasah doyan nginang

Tapih pinjung tur mantesi

Mendah gene yen diwasa

Bumi langit gonjang ganjing

2. Contoh 2

Anoman malumpat sampun,

Prapteng witing nagasari,

Mulat mangandhap katingal,

Wanodya yu kuru aking,

Gelung rusak wus wor lemah,

Kang ngigo-igo kaeksi.

3. Contoh 3

Ayawa sembrana ing kalbu,

Waasen wuwus sireki,

Ing kono yekti karasa,

Dudu ucape pribadi,

Marma den sembadeng sedya,

Wewesen praptaning uwis.

4. Contoh 4

Anoman malumpat sampun,

Prapteng witing nagasari,

Mulat mangandhap katingal,

Wanodyayu kuru aking,

Gelung rusak wor lankisma,

Kangiga-iga kaeksi.

5. Contoh 5

Aywa mematuh nalutlah,

Tanpa tuwas tanpa kasil,

Kasalibuk ing srabeda,

Marma dipun ngati-ati,

Urip keh rencananira,

Sambekala den kaliling.

Guru lagu tembang kinanthi merupakan bunyi akhir atau vokal pada setiap baris yang menjadikan tembang memiliki ciri khas tersendiri. Dengan guru lagu ini, tembang kinanthi dapat menghasilkan harmoni, irama, dan keindahan dalam pembacaan atau pelantunan. (BAI)

Baca Juga: Guru Gatra Tembang Gambuh beserta Guru Wilangan dan Guru Lagunya