Konten dari Pengguna

Mengenal Ilmu Tauhid dan Jenis-jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ilmu tauhid. Sumber: Pixabay / TayebMEZAHDIA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ilmu tauhid. Sumber: Pixabay / TayebMEZAHDIA

Ilmu tauhid adalah ilmu yang dianjurkan untuk dipelajari oleh seluruh umat muslim. Sebab, mempelajari ilmu tauhid bertujuan untuk menguatkan keimanan agar tidak mudah goyah menghadapi berbagai godaan.

Secara bahasa, tauhid berarti pengesaan. Menurut istilah, tauhid berarti mengesakan Allah SWT dalam rububiyah, nama-nama dan sifat-sifat, serta dalam peribadatan kepada-Nya, tanpa diiringi kesyirikan.

Pengertian Ilmu Tauhid Menurut Beberapa Ulama

Ilustrasi ilmu tauhid. Sumber: Pixabay / john1cse

Mengutip buku Pengantar Ilmu Kalam, Casrameko, (2019: 8), ilmu tauhid adalah salah satu cabang ilmu studi keislaman yang lebih memfokuskan pada pembahasan wujud Allah dengan segala sifatnya serta tentang para Rasul-Nya.

Menurut Syekh Muhammad Abduh, ilmu tauhid adalah ilmu yang membahas tentang wujud Allah, sifat-sifat yang wajib pada-Nya, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepada-Nya, dan sifat-sifat yang tidak harus ada pada-Nya (mustahil.

Sementara itu, ilmu tauhid menurut Syekh Husain Affandi Al-Jisrail-Tharablusy adalah ilmu yang membahas atau membicarakan bagaimana menetapkan aqidah (agama Islam) menggunakan dali-dalil yang meyakinkan.

Dalil-dalil tentang ilmu tauhid yang dimaksud adalah dalil naqli, yang bersumber dari Alquran dan hadits, juga dalil aqli yang didasarkan pada akal pikiran (bersumber dari ijtihad, ijma, dan qiyas).

Jenis-jenis Ilmu Tauhid

Ilustrasi ilmu tauhid. Sumber: Pixabay / mucahityildiz

Ada tiga jenis tauhid, yakni tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah, dan tauhid asma’ wa sifat. Berikut ini penjelasan mengenai ketiga jenis tauhid tersebut.

1. Tauhid Uluhiyah

Tauhi uluhiyah artinya menjadikan Allah sebagai satu-satunya dzat yang patut disembah dan patut dijadikan tempat tujuan beribadah. Allah juga merupakan satu-satunya tempat bergantung dan meminta pertolongan.

Tauhid uluhiyah bisa juga disebut dengan tauhid ilahiyah atau tauhid ubudiyah.

2. Tauhid Rububiyah

Mengutip buku Tafsir Maudhu’i, Metoda Praktis Penafsiran Alquran, Ahmad Izzan, Dindin Saepudin, (halaman 121), rububiyah artinya menciptakan, memberi rizki, pemilik, pemimpin, merawat, memperbaiki dan mengatur, karena Allah SWT adalah Rabb yang haq bagi seluruh alam.

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa tauhid rububiyah adalah mengesakan Allah SWT dalam rububiyah-Nya.

Artinya, seluruh perbuatan Allah (dalam menciptakan, memiliki, memberi rizki, merawat, memperbaiki, mengatur, dan lain-lain), dikerjakan sendiri tanpa bantuan siapapun.

3. Tauhid Asma’ wa Sifat

Tauhid asma’ wa sifat adalah mengesakan Allah SWT dalam hal nama-nama dan sifat-sifat-Nya.

Artinya, meyakini bahwa Allah SWT mempunyai nama-nama yang mulia dan sifat-sifat yang agung serta sempurna, tidak diiringi oleh suatu kekurangan, kelemahan, atau keburukan.

Baca juga: Arti Lailahaillallah dan Konsekuensi Mengucapkan Kalimat Tauhid

Demikianlah penjelasan mengenai ilmu tauhid dan jenis-jenis tauhid yang perlu diketahui. Mempelajari ilmu tauhid adalah kewajiban setiap muslim, karena dengan akidah yang benar, umat Islam akan terhindar dari kesyirikan. (ARN)