Mengenal Jarak Tempuh Lari Jarak Menengah dan Tekniknya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cabang olahraga atletik lari memiliki beberapa jenis jarak tempuh, salah satunya adalah kategori menengah. Umumnya, jarak tempuh lari jarak menengah terbagi ke dalam berbagai nomor, mulai dari 800 m dan 1500 m.
Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan, Drs. Agus Mukholid (2007:21), gerakan lari jarak menengah sedikit berbeda dengan gerakan lari jarak pendek. Namun, pada garis besarnya ada pada cara kaki menapak.
Pada lari jarak menengah, kaki menapak dengan ujung-ujung kaki, tumit sedikit sekali menyentuh tanah. Lari jarak menengah dilakukan dengan gerakan-gerakan lebih ekonomis untuk menghemat tenaga.
Jarak Tempuh Lari Jarak Menengah dan Tekniknya
Pada dasarnya, jarak tempuh lari jarak menengah adalah antara 800 meter dan 1500 meter. Sebab, jarak yang ditempuh tidak lebih dari 3.000 meter. Nomor atletik ini juga populer di Indonesia yang membuatnya sering dilombakan mulai dari tingkat sekolah hingga nasional.
Lari jarak menengah dilakukan dengan teknik tertentu, meskipun tidak terlalu rumit seperti lari jarak pendek. Untuk itu, berikut beberapa teknik yang perlu diperhatikan.
1. Teknik Awalan Start Berdiri
Peserta lari jarak menengah berada di posisi belakang garis start setelah aba-aba "bersedia".
Ketika aba-aba "siap", kaki kiri berada di depan dengan sedikit ditekuk. Sedangkan kaki kiri berada di belakang dalam posisi lurus.
Tubuh dicondongkan ke depan agar beban tubuh bertumpu pada kaki kiri.
Posisi kepala menghadap ke depan serta leher harus rileks.
2. Teknik Awalan Lari
Peserta mulai berlari setelah aba-aba "ya" atau berupa suara pistol.
Langkah pertama adalah kaki kanan yang dibarengi dengan ayunan tangan kiri ke depan.
Tolakan pada awalan start dilakukan oleh kaki kiri secara maksimal.
3. Teknik Saat Berlari
Saat berlari, pastikan badan condong ke depan kurang lebih 10 derajat.
Ayunan tangan bersifat rileks sesuai dengan ritme gerakan kaki.
Langkah kaki diperlebar sesuai jangkauan tungkai agar kecepatan maksimal.
Frekuensi lari jangan terlalu cepat agar menghemat stamina.
4. Teknik Melewati Garis Finish
Menuju finish, frekuensi dipercepat dan langkah diperlebar.
Hindari gerakan melompat saat melewati garus finish.
Jika terdapat pita, jangan berusaha meraihnya dengan tangan.
Jangan berhenti mendadak saat melewati garis finish.
Demikianlah penjelasan mengenai jarak tempuh lari jarak menengah yang terdiri dari 800 meter dan 1500 meter. Semoga membantu! (NUM)
Baca Juga: Ketahui Sikap Badan Saat Lari Pelan yang Benar
