Konten dari Pengguna

Mengenal Jaring-jaring Kerucut, Rumus, dan Contoh Soalnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jaring-jaring kerucut. Sumber foto: Unplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jaring-jaring kerucut. Sumber foto: Unplash

Dalam ilmu Matematika, jaring-jaring kerucut adalah salah satu hal yang perlu diketahui untuk dapat memahami bangun ruang kerucut. Istilah jaring-jaring merujuk pada pembelahan sebuah bangun yang berkaitan, sehingga apabila digabungkan akan menjadi bangun ruang tertentu.

Jaring-jaring terdapat pada sejumlah bangun ruang, salah satunya kerucut. Pada bangun ruang kerucut, jaring-jaring terbagi menjadi dua macam, yaitu bagian permukaan alas dan selimut.

Pengertian Jaring-jaring Kerucut

Ilustrasi jaring-jaring kerucut. Sumber foto: Unplash

Mengutip dari buku Etnomatematika 1 karya Listin Weniarni, dkk. (2022:78), kerucut adalah bangun ruang dan merupakan bagian dari limas karena memiliki titik puncak dan bentuk bidang alas berbentuk lingkaran. Meskipun kerucut termasuk limas, namun bangun ruang ini tidak memiliki diagonal bidang, diagonal ruang, dan bidang diagonal.

Hal ini disebabkan karena susunan jaring-jaring kerucut. Umumnya, jaring-jaring bangun ruang ini terdiri dari satu alas yang berbentuk lingkaran dan satu sisi berbentuk bidang lengkung yang disebut dengan selimut kerucut.

Rumus Luas Jaring-jaring Kerucut

Ilustrasi rumus luas permukaan kerucut. Sumber foto: Unplash

Luas jaring-jaring kerucut disebut juga luas permukaan kerucut. Luas permukaan kerucut dapat dihitung dengan menambahkan luas alas dengan luas selimut.

Selimut kerucut merupakan sisi permukaan tegak yang melengkung. Sisi ini bisa dicari dengan menggunakan teoremapythagoras.

Inilah luas permukaan kerucut yang dirumuskan sebagai berikut.

L = Luas alas (L. Lingkaran) + luas selimut (L. sisi melengkung)

= π . r² + π . r . s

= π . r(r . s)

Contoh Soal Jaring-jaring Kerucut

Ilustrasi contoh soal jaring-jaring kerucut. Sumber foto: Unplash

Setelah memahami rumus luas jaring-jaring kerucut, pembaca dapat mengetahui contoh soal tentang bangun ruang tersebut. Adanya contoh soal dan cara mengerjakannya ini bisa meningkatkan pemahaman serta konsep tentang bangun ruang kerucut.

Adapun contoh soal dan cara mengerjakannya bisa dipahami sebagai berikut.

1. Sebuah kerucut mempunyai jari-jari lingkaran alas 7 cm dan tinggi 24 cm. Tentukan luas permukaan kerucut!

Jawab:

s² = r² + t²

s² = 7² + 24²

s² = 49 + 576

s = √625

s = 25

Luas permukaan kerucut = Luas alas + luas selimut

= π . r² + π . r . s

= 22/7 × 7 × 7 + 22/7 × 7 × 25

= 154 cm² + 550 cm²

= 704 cm²

Jadi, luas permukaan kerucut dengan jari-jari lingkaran alas 7 cm dan tinggi 24 adalah 704 cm².

Baca juga: Luas Selimut Tabung: Rumus, Contoh Soal dan Cara Menghitungnya

Jaring-jaring kerucut yang terdiri dari dua bagian tersebut, sering dijadikan sebagai acuan untuk membuat soal matematika. Maka dari itu, rumus mengenai bangun ruang kerucut penting untuk dipahami agar mudah dalam menjawab soal. (NTA)