Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis Gelas Ukur Berdasarkan Ukuran dan Bahannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis gelas ukur. Sumber: pexels.com/TaraWinstead.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis gelas ukur. Sumber: pexels.com/TaraWinstead.

Jenis gelas ukur wajib diketahui oleh siswa yang baru mengenal laboratorium. Ada banyak jenis peralatan laboratorium dengan bentuk yang hampir sama tapi memiliki fungsi yang berbeda.

Gelas ukur misalnya, memiliki bentuk yang hampir sama dengan gelas kimia. Selain dari bentuknya, jenis-jenis gelas ukur juga dapat dibedakan dari bahannya.

Jenis Gelas Ukur di Laboratorium

Ilustrasi jenis gelas ukur. Sumber: pexels.com/Tara Winstead.

Dikutip dari Alat-alat Laboratorium Tingkat Universitas Kategori I, Zikri Noer dan Kawan-kawan (2021:10), berdasarkan PERMENPAN No.3 Tahun 2010, gelas ukur termasuk dalam peralatan laboratorium kategori I.

Peralatan laboratorium kategori I adalah peralatan yang cara pengoperasian dan perawatannya mudah, serta resiko penggunaannya rendah. Namun akurasi atau kecermatan pengukuran peralatan di kategori ini juga rendah.

Berikut adalah jenis gelas ukur berdasarkan ukuran dan bahannya.

1. Gelas ukur berdasarkan ukurannya.

Gelas ukur berbentuk silinder lurus memanjang (measuring cylinder) dengan diameter yang tidak lebar. Gelas ukur hanya digunakan untuk mengukur volume cairan atau larutan. Untuk keperluan lain bisa memanfaatkan gelas kimia.

Bentuk gelas ukur yang banyak ditemui di laboratorium adalah dengan bagian atas bercucuk, namun ada pula yang bertutup. Jenis gelas berdasarkan ukuran yang banyak ditemui adalah dengan ukuran 10 ml hingga 1000 ml.

Namun, tiap produsen gelas ukur memiliki koleksi ukuran yang mungkin berbeda. Sementara ukuran gelas ukur yang spesifikasinya telah diatur dalam ISO 4788 adalah gelas ukur dengan ukuran 5 ml hingga 2000 ml.

Semakin besar ukuran gelas ukur, semakin kecil akurasinya. Artinya, semakin besar pula kemungkinan salah baca yang bisa terjadi. Karena itu, penggunaan jenis gelasnya harus mendekati volume cairan yang akan diukur.

2. Gelas ukur berdasarkan bahannya.

Bahan untuk membuat gelas ukur bermacam-macam, mulai dari bahan yang tahan terhadap panas atau reaksi kimia hingga bahan plastik. Karena fungsinya hanya untuk mengukur volume cairan, maka pemilihan bahan gelas ukur lebih leluasa..

Berikut adalah bahan gelas ukur yang umum digunakan.

  1. Gelas ukur tahan panas atau reaksi kimia.

    1. Polipropilena, yang tahan terhadap reaksi kimia.

    2. Polimetilpentena, yang tidak mudah retak dan lebih terang.

    3. Pyrex atau kaca borosilikat, yang tahan panas hingga suhu 200°C.

  2. Gelas ukur tidak tahan panas atau reaksi kimia.

    Bahan yang digunakan adalah plastik, seperti bahan gelas ukur untuk dapur. Bahan plastik dipilih karena tidak mudah pecah mengingat bentuk gelas ukur yang kecil memanjang sehingga mudah terlepas dari genggaman.

Baca juga: Fungsi Erlenmeyer sebagai Alat Laboratorium Lengkap dengan Jenisnya

Jenis gelas ukur adalah pengetahuan dasar yang harus dikuasai ketika berada di laboratorium. Pemilihan gelas yang benar akan memengaruhi hasil penelitian. (lus)