Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis-jenis Ekosistem Alami dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis-jenis Ekosistem. Sumber: Unsplash/Hendrik Cornelissen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis-jenis Ekosistem. Sumber: Unsplash/Hendrik Cornelissen

Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk karena hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya. Jenis-jenis ekosistem contohnya adalah air, darat dan buatan.

Ekosistem sangat berkaitan dengan makhluk hidup dan lingkungan. Hal itu karena ekosistem mencakup berbagai makhluk hidup dan makhluk tidak hidup atau abiotik.

Jenis-jenis Ekosistem Alami dan Buatan

Ilustrasi Jenis-jenis Ekosistem. Sumber: Unsplash/V2osk

Sebelum membahas lebih jauh, tentunya perlu memahami pengertian dari ekosistem. Dikutip dari buku Melestarikan Alam Indonesia, Supriatna (2008), dalam banyak buku, ekosistem didefinisikan sebagai suatu unit ekologi di mana komunitas organisme dan lingkungan fisik saling berinteraksi secara timbal balik.

Jika dilihat dari proses terbentuknya, ekosistem terbagi menjadi dua, yaitu alami dan buatan. Ekosistem alami dapat diartikan sebagai ekosistem yang terjadi secara alami tanpa campur tangan manusia.

Ekosistem alami tersebut dibentuk oleh dua buah komponen, yakni biotik dan abiotik. Komponen biotik merupakan seluruh makhluk hidup yang ada di ekosistem. Sedangkan komponen abiotik adalah benda mati yang juga berperan dalam ekosistem.

Ekosistem alami kemudian terbagi lagi menjadi dua. Berikut jenis-jenis ekosistem alami.

1. Ekosistem Darat

Di bumi, daratan merupakan lingkungan utama pada ekosistem. Terdapat banyak ekosiem darat, misalnya adalah hutan.

2. Ekosistem Air

Sebagian besar bumi diisi oleh air. Maka dari itu, terdapat ekosistem air yang di dalamnya tumbuh makhluk hidup dan abiotik.

Sementara itu, ekosistem buatan adalah jenis ekosistem yang dengan sengaja dibuat atau dibentuk oleh manusia. Seperti halnya ekosistem alami, ekosistem buatan saat ini tersebar di berbagai daerah. Contohnya adalah bendungan atau perkebunan.

Baca juga: 4 Fungsi Hutan Suaka Alam bagi Ekosistem

Contoh Ekosistem di Bumi

Ilustrasi Jenis-jenis Ekosistem. Sumber: Unsplash/Quino Al

Setelah mengetahui penjelasan mengenai jenis-jenis ekosistem di bumi, perlu diketahui juga mengenai contohnya. Berikut contoh ekosistem air dan darat.

1. Contoh Ekosistem Air

  • Ekosistem air laut ditandai dengan kadar garam yang tinggi. Kadar garam yang tinggi biasanya ada di kawasan laut tropik. Tumbuhan yang hidup di wilayah air laut adalah rumput laut.

  • Ekosistem air tawar biasanya variasi suhu tidak terlalu tinggi dan sangat dipengaruhi oleh iklim serta cuaca. Tumbuhan yang tumbuh pada ekosistem ini adalah ganggang.

2. Contoh Ekosistem Darat

  • Ekosistem tundra terletak di daerah Kutub Utara. Tumbuhan yang dapat tumbuh di kawasan ini adalah sphagnum, alang-alang, perdu, biji semusim, dan lain sebagainya.

  • Ekosistem hutan hujan tropis salah satunya ada di Indonesia. Pada ekosistem ini tumbuh pepohonan yang tinggi. Hewan yang ada di ekosistem ini adalah badak, kera, harimau, burung, dan lain sebagainya.

Demikian jenis-jenis ekosistem alami yang ada di bumi. Selain penjelasan di atas, masih banyak contoh ekosistem air dan darat lainnya yang ada di dunia. (FAR)