Mengenal Karakteristik Prinsip Pembelajaran Menggembirakan untuk Peserta Didik

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembelajaran efektif tidak cukup hanya mentransfer pengetahuan, tetapi harus memiliki makna dan memberikan rasa senang bagi peserta didik. Salah satu dari tiga prinsip dasar yang mendasari adalah karakteristik prinsip pembelajaran menggembirakan.
Menurut buku Penerapan Pembelajaran Deep Learning dalam Pendidikan di Indonesia, Nadia Nadawina, Aswadi Jaya, Dina Ramadhanti, dkk (2025:91), pembelajaran mendalam atau deep learning memungkinkan siswa untuk memahami materi secara komprehensif melalui pengalaman yang bermakna, perhatian yang fokus, dan aktivitas pembelajaran yang menyenangkan.
Mengenal Karakteristik Prinsip Pembelajaran Menggembirakan dari Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran mendalam atau deep learning memungkinkan siswa untuk memahami materi secara komprehensif melalui pengalaman yang bermakna, perhatian yang fokus, dan aktivitas pembelajaran yang menyenangkan.
Ada tiga prinsip utama menjadi fondasi yakni pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Ketiganya saling terkait dan menjadi kunci agar proses pembelajaran dapat berlangsung efektif serta berkelanjutan, menumbuhkan pembelajar yang aktif, mandiri, dan bersemangat.
Karakteristik prinsip pembelajaran menggembirakan sebagai fondasi ketiga dari pembelajaran mendalam penting dipahami untuk kebutuhan peserta didik. Berikut penjelasannya mulai dari prinsip pertama.
1. Pembelajaran Berkesadaran
Dalam pendekatan pembelajaran berkesadaran, siswa tidak hanya menjadi penerima informasi secara pasif, tetapi berperan aktif dengan memahami secara jelas tujuan dari pembelajaran.
Mereka terdorong oleh motivasi internal untuk mencapai tujuan tersebut dan secara mandiri merancang strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajarnya masing-masing.
Kesadaran ini juga mencakup keterampilan dalam mengatur diri, seperti mengontrol, mengevaluasi, dan menyesuaikan cara belajar agar hasil yang dicapai lebih optimal.
Dengan demikian, siswa tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab dan memiliki kendali penuh atas proses belajarnya.
2. Pembelajaran Bermakna
Pembelajaran bermakna berfokus pada kemampuan siswa dalam mengaitkan pengetahuan yang dipelajari dengan kehidupan nyata. Tujuan belajar tidak hanya sekadar memahami teori atau menguasai materi, tetapi juga pada penerapan pengetahuan untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan dalam situasi sehari-hari.
3. Pembelajaran yang Menyenangkan
Prinsip ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Suasana yang menggembirakan tidak hanya membuat siswa merasa nyaman, tetapi juga membantu membentuk keterikatan emosional yang kuat terhadap materi yang dipelajari.
Lingkungan yang positif dengan tingkat tantangan yang sesuai dapat secara efektif meningkatkan motivasi serta partisipasi aktif siswa dalam proses belajar.
Dengan memahami karakteristik prinsip pembelajaran menggembirakan proses belajar tidak hanya menjadi lebih efektif, tetapi juga membentuk peserta didik yang aktif, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan dunia nyata. Semoga informasi ini bermanfaat! (VAN)
Baca juga: Bagaimana Pembelajaran Mendalam Dapat Mengubah Pola Pikir Guru?
