Konten dari Pengguna

Mengenal Karaktersitik Penyusun Inti Atom dalam Ilmu Fisika

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi karakteristik penyusun inti atom dalam ilmu fisika. Sumber: Pixabay/Maurygraf
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karakteristik penyusun inti atom dalam ilmu fisika. Sumber: Pixabay/Maurygraf

Setiap materi di alam semesta tersusun atas partikel-partikel sangat kecil yang disebut dengan atom. Atom terdiri atas dua komponen. Salah satunya inti atom yang tersusun dari proton dan neutron. Kedua zat tersebut menentukan karakteristik penyusun inti atom.

Proton merupakan partikel yang bermuatan positif, sedangkan neutron adalah partikel yang bermuatan netral. Kedua partikel tersebut dikelilingi elektron yang bermuatan negatif bergerak dalam orbit.

Pengertian Inti Atom

Ilustrasi pengertian atom. Sumber: Pixabay/Seagul

Atom berasal dari bahasa yunani, yaitu a artinya tidak dan tomos artinya dipecah atau dibagi. Sehingga atom berarti tidak dapat dipotong atau sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi.

Pada tahun 1911, Ernest Rutherford melakukan percobaan hamburan partikel alfa. Rutherford menemukan bahwa atom terdiri dari inti kecil yang bermuatan positif yang disebut inti atom, dengan sebagian besar ruang atom kosong.

Inti atom adalah pusat atom yang terdiri dari proton dan neutron yang dikelilingi oleh awan elektron. Banyaknya proton dalam inti atom disebut nomor atom, dan menentukan elemen dari suatu atom.

Inti atom disebut juga dengan nukleon. Isi dari nukleon akan saling berinteraksi. Interaksi pada nukleon berupa proton-proton, neutron-neutron, dan proton-neutron.

Karaktersitik Penyusun Inti Atom

Ilustrasi karakteristik penyusun inti atom. Sumber: Pixabay/Theshubhamdhage

Dikutip dalam buku Panduan Belajar dan Evaluasi Fisika untuk SMP/MTS kelas IX, Yadi Nurhayadi, dkk (2011:1), inti atom (nuklues) terdiri atas sejmulah proton yang bermuatan listrik positif dan neutron yang tidak bermuatan listrik (netral). Adapun karakteritik penyusun inti atom sebagai berikut.

1. Proton

Karaktersitik:

  • Berlambang p.

  • Partikel subatomik yang bermuatan positif.

  • massa 938 MeV/c² atau 1,673×(10)-27 kg, atau sekitar 1836 kali massa sebuah elektron.

  • Memiliki muatan positif sebesar 1,6×(10)-19 Coulomb atau +1.

  • Berfungsi membantu dalam mengikat inti secara bersamaan.

2. Neutron

Karaktersitik:

  • Memiliki lambang n.

  • Partikel subatomik yang tidak bermuatan (netral).

  • memiliki massa 940 MeV/c² atau 1,675×(10)-27 kg, sedikit lebih berat dari proton.

  • Perbandingan dengan massa proton yaitu 1.

  • Tidak memiliki muatan sehingga muatan bernilai 0.

  • Berfungsi mempertahankan energi pengikatan yang mampu menyatukan inti dari atom itu sendiri.

Dalam atom bermuatan netral, banyaknya proton akan sama dengan jumlah elektronnya. Banyaknya proton di bagian inti biasanya akan menentukan sifat kimia suatu atom. Pada keadaan individual, proton tidak dapat meluruh (sangat stabil).

Baca juga: Bagaimana Susunan Elektron pada Atom? Ini Penjelasannya

Karaktersitik penyusun inti atom ini ikut menentukan sifat dasar dari sebuah materi, karena struktur inti atom berperan sebagai partikel penyusun sebuah materi. Semoga ulasan tentang materi dalam ilmu fisika di atas dapat menambah wawasan pembaca. (MRZ)