Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Teori Atom Rutherford

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan teori atom Rutherford. Teori atom merupakan salah satu materi dasar pada bidang ilmu Kimia dan Fisika. Salah satu teori yang cukup memiliki pengaruh adalah teori atom dari Rutherford.
Teori atom Rutherford pertama kali ditemukan oleh seorang fisikawan berkebangsaan Inggris yakni Ernest Rutherford pada tahun 1911. Rutherford adalah orang yang pertama kali mengetahui bahwa sebuah atom memilki nukleus di dalamnya.
Kelebihan dan Kekurangan Teori Atom Rutherford
Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan teori atom Rutherford. Sebelum adanya teori atom dari Rutherford, ada seorang fisikawan bernama Joseph John Thomson yang lebih dulu mengemukakan teorinya tentang atom.
Rutherford melakukan pengujian pada teori atom miliki Thomson dan menemukan bahwa toeri atom miliki Thomson keliru. Kemudian ia membuat teori atom baru, yang kini dikenal dengan nama teori atom Rutherford.
Dikutip dari buku Fisika SMA XII IPA, M. Achya Arifudin (2007:149), teori atom Rutherford menyatakan bawha atom memiliki sebuah inti bermuatan positif yang dikenal sebagai nukleus, yang menyimpan sebagian besar massa atom dan dikelilingi elektron bermuatan negatif.
Teori ini ditemukan di tahun 1911 di mana untuk melakukan sebuah penelitian, alat dan bahan yang digunakan masih cukup terbatas. Sehingga teori atom rutherford memiliki beberapa kekurangan.
1. Kekurangan Teori Atom Rutherford
Teori atom milik Rutherford memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut.
Tidak bisa menerangkan mengenai stabilitas atom. Pasalnya, dalam atom, elektron yang bergerak akan kehilangan energinya jika bergerak secara terus menerus. Dan hal ini cukup bertentangan dengan teori yang dikemukakan oleh Rutherford.
Tidak bisa menjelaskan spektrum garis atom hidrogen. Teori ini tidak bisa memberikan alasan yang jelas mengapa dalam atom hidrogen yang tereksitasi, hanya garis tertentu saja yang bisa muncul dalam spektrum tersebut.
Tidak bisa menjelaskan interaksi antar elektron. Teori ini masih mengalami keterbatasan untuk memhami lebih dalam mengenai perilaku elektron dalam atom.
2. Kelebihan Teori Atom Rutherford
Meski memiliki beberapa kekhurangan, teori ini juga memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut.
Berhasil menemukan inti atom. Melalui teori ini, Rutherford berhasil menemukan inti atom yang disebut sebagai nukleus.
Berhasil menggambarkan struktur atom yang lebih detail dan reailstis dibandingakan teori atom sebelum-sebelumnya. Di mana teori atom sebelumnya menggambarkan atom diisi dengan muatan positif dan negatif yang tersebar merata.
Dijadikan dasar pengembangan teori atom lanjutan. Teori atom miliki Rutherford berhasil menjadi dasar untuk pengembangan teori atom di masa setelahnya. Hal ini sangat membantu perkembangan teori atom dalam bidang Kimia dan Fisika.
Dengan kelebihan dan kekurangan teori atom Rutherford, perkembangan dunia Kimia dan Fisika menjadi cukup signifikan. Melalui teori ini pula, berbagai teori atom lanjutan bisa muncul. Semoga artikel ini membantu. (YAS)
Baca juga: Apa Perbedaan Model Atom Dalton dengan Thomson? Ini Penjelasannya
