Mengenal Komposisi Kerak Bumi di Kawasan Benua dan Samudra

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komposisi kerak bumi menarik untuk diketahui karena banyak yang penasaran dengan kandungan material yang ada di bawah tempat manusia berpijak. Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi sehingga banyak ahli yang telah melakukan penelitian.
Penelitian tentang kerak bumi sangat bermanfaat karena merupakan bagian dari bumi yang bersentuhan dengan makhluk hidup. Kerak bumi juga merupakan bagian dari bumi yang paling banyak dieksplorasi manusia.
Komposisi Kerak Bumi
Dikutip dari Peran Geologi dan Mineralogi Tanah untuk Mendukung Teknologi Tepat Guna Dalam Pengolahan Tanah Tropika, Bambang Hendro Sunarminto (2021:3), urutan lapisan bumi dari yang paling atas adalah kerak bumi, magma, inti luar dan inti dalam.
Kerak bumi dibagi 2, yaitu kerak bumi di kawasan benua dan samudra. Untuk mengetahui komposisi kerak bumi, berikut adalah hasil penelitian para ahli geologi.
1. Kandungan Unsur Kimia Kerak Bumi
Kerak bumi hanya merupakan 1% dari volume atau massa bumi. Dari 1% tersebut, berikut adalah 8 unsur penyusun utama dan persentase beratnya:
Oksigen (O) = 46,60%.
Silikat (Si) = 26,72%.
Aluminium (Al) = 8,13%.
Ferum (Fe) = 5,00%.
Magnesium (Mg) = 2,09%.
Kalsium (Ca) = 3,63%.
Natrium (Na) = 2,83%.
Kalium (K) = 2,59%.
2. Komposisi Lapisan Kerak Bumi di Kawasan Benua
Kerak bumi di kawasan benua dikenal dengan batuan granitik dan memiliki tebal sekitar 20-90 km.
Berikut adalah urutan lapisan kerak bumi di kawasan benua dimulai dari atas:
Lapisan ini memiliki tebal 2.000-5.000 m dan merupakan 7% bagian kerak bumi, yang terdiri dari batuan sedimen dan batuan beku.
Lapisan ini memiliki tebal 12.000-55.000 m dan merupakan 45% bagian kerak bumi, yang terdiri dari batuan metamorf dan batuan beku.
Lapisan ini memiliki tebal 15.000-43.000 m dan merupakan 48% bagian kerak bumi, yang berupa batuan beku.
3. Komposisi Lapisan Kerak Bumi di Kawasan Samudra
Kerak bumi di kawasan samudra dikenal dengan batuan basaltik dan memiliki tebal sekitar 5-11 km. Berikut urutannya dari atas:
Lapisan ini memiliki tebal sekitar 200 m dan merupakan 3% bagian kerak bumi, yang berupa batuan sedimen.
Lapisan ini memiliki tebal sekitar 1.800 m dan merupakan 20% bagian kerak bumi, yang berupa batuan beku luar.
Lapisan ini memiliki tebal sekitar 7.000 m dan merupakan 77% bagian kerak bumi, yang berupa batuan beku dalam.
Baca juga: Pengertian Deformasi Kerak Bumi Berdasarkan Ilmu Geologi
Itulah komposisi kerak bumi yang menarik untuk diketahui. Lapisan-lapisan pada kerak bumi telah banyak dimanfaatkan untuk perhiasan, kerajinan dan bahan bangunan. (lus)
