Mengenal Lapisan Biosfer beserta Karakteristik dan Jenisnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biosfer adalah bagian-bagian Bumi yang membentang dari sistem akar terdalam pohon, hingga hutan hujan yang rimbun dan puncak gunung yang tinggi. Lapisan biosfer hanya berkisar 9.000 meter saja. Lapisan ini menjadi tempat sistem kehidupan dan organisasi yang kompleks.
Biosfer bisa dikatakan sebuah kajian merupakan bagian dari objek kajian geosfer yang menggambarkan kehidupan makhluk hidup dan interaksinya dengan lingkungan sekitarnya.
Pengertian Biosfer di Bumi
Mengutip dari buku GeoGrafi, Yusman Hestiyanto (2006), biosfer adalah sistem kehidupan yang paling besar karenamerupakan gabungan ekosistem yang ada di planet bumi. Sistem itu mencakup seluruh makhluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungannya sebagai kesatuan yang utuh.
Kata biosfer berasal dari bahas Yunani, yaitu bios yang berarti kehidupan dan sphaira yang berarti lingkungan. Biosfer merupakan bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung.
Biosfer juga dikenal dengan sebutan ekosfer, yang berarti keseluruhan ekosistem yang berada di seluruh dunia. Biosfer juga seringkali disebut sebagai zona kehidupan di Bumi.
Baca Juga: Contoh Akta Jual Beli Tanah dan Prosedur Jual Beli melalui Notaris
Jenis Lapisan Biosfer
Biosfer dibagi menjadi tiga jenis menurut jenis lapisannya, yakni atmosfer (udara), litosfer (permukaan bumi atau daratan), dan hidrosfer (air). Dari ketiga biosfer bisa lebih dipelajari dengan penjelasan berikut.
1. Atmosfer (Udara)
Atmosfer adalah lapisan terbesar Bumi, yang berfungsi untuk melindungi Bumi dari benda asing dari luar angkasa, seperti meteor yang jatuh ke Bumi, dan dari radiasi matahari yang terlalu tinggi.
Lapisan ini disebut juga lapisan ozon, yang berperan penting dalam melindungi kehidupan di permukaan bumi.
2. Litosfer (Bumi atau Permukaan)
Litosfer adalah kerak bumi terluar yang tersusun atas lempeng-lempeng tektonik yang sangat sulit bergerak. Posisi litosfer berada di atas batuan terapung yang relatif mudah bergerak satu sama lain. Ketebalan rata-rata litosfer adalah 100 km dengan susunan kerak bumi dan mantel.
3. Hidrosfer (Air)
Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi. Pembentukan hidrosfer berasal dari berbagai sumber air yang ada di bumi. Kata hidrosfer berasal dari kata bahasa Inggris, yakni hydrosphere, di mana hydro berarti air dan sphere berarti bulatan atau lingkup.
Itulah beberapa pengertian dan jenis-jenis biosfer yang bisa diketahui dan dipelajari. Biosfer adalah bagian dari Bumi yang sangat penting bagi makhluk hidup. Oleh karena itu, mempelajari ilmu ini menjadi suatu hal yang penting. (Abie)
