Mengenal Mikroorganisme Yogurt beserta Fungsinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mikroorganisme yogurt terbentuk dari dua jenis mikroba. Dua jenis mikroba ini sangat membantu dalam proses fermentasi.
Yogurt merupakan suatu produk yang berasal dari olahan susu. Produk ini merupakan salah satu contoh produk bioteknologi konvensional.
Mikroorganisme Yogurt
Dikutip dari buku Praktis Belajar Biologi untuk Kelas XII SMA/MA, Fictor Ferdinand. P dkk (2007: 16o), yogurt merupakan minuman hasil fermentasi susu. Mikroorganisme yogurt menggunakan bakteri Lactobacillus substilis atau Lactobacillus bulgaricus.
Sebagian orang memahami bahwa kata yogurt berasal dari bahasa Turki, yaitu jugurt atau yogurut yang berarti susu asam. Yogurt pertama kali ditemukan dengan cara yang tidak sengaja di daerah Mesopotamia pada tahun 5000 sebelum masehi (SM).
Konon, sebagian besar para gembala yang membawa susu dalam kantung yang terbuat dari lambung hewan. Hal ini dilakukan sebagai bekal perjalanan.
Ketika di perjalanan para penggembala menemukan susu tersebut telah berubah rasa dan aromanya menjadi asam karena terjadi fermentasi alami. Seiring dengan berkembangnya zaman, yogurt menjadi terkenal dan digemari masyarakat hingga pelosok seluruh dunia.
Fungsi Yoghurt
Meskipun minuman hasil fermentasi, yoghurt memiliki banyak fungsi atau manfaat untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan banyak bakteri baik yang terdapat minuman tersebut.
Fungsi yoghurt adalah sebagai berikut.
1. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Fungsi yoghurt yang pertama adalah untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Hal ini didapatkan dari kandungan probiotik di dalam yogurt yang tidak hanya membantu melancarkan buang air besar (BAB), akan tetapi juga dapat mengatasi gangguan pencernaan lainnya, seperti sembelit dan diare.
2. Menjaga Sistem Imunitas Tubuh
Fungsi berikutnya adalah dapat membantu manusia dalam menjaga sistem imunitas tubuh atau sistem kekebalan tubuh. Hal ini didapatkan dari beberapa kandungan pada yoghurt seperti magnesium, selenium, dan zinc.
3. Membantu Mengatasi Penyakit Hipertensi
Fungsi atau manfaat lainnya dari yoghurt adalah dapat membantu mengatasi penyakit hipertensi.
Hal ini dikarenakan orang yang mengonsumsi yogurt sebanyak 2-3 porsi tiap hari akan mendapati penurunan tekanan darah hingga 50% jika dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi yogurt sama sekali.
Manfaat yang satu ini berasal dari kandungan kalium yang membantu mengeluarkan natrium dari dalam tubuh. Natrium merupakan zat atau kandungan mineral yang berperan dalam peningkatan tekanan darah.
Baca juga: Mengenal Bentuk-bentuk Bakteri beserta Contohnya
Mikroorganisme yoghurt terdiri dua bakteri baik. Bakteri yang dimaksud adalah asam laktat Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. (MAE)
