Mengenal Milestone yang Penting untuk Mencapai Target

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Milestone adalah titik pencapaian yang signifikan dalam suatu proyek atau bisnis. Umumnya milestone diterapkan pada proyek jangka menengah dan panjang agar arah kemajuan proyek tersebut menuju kepada target secepatnya.
Sedangkan pada bisnis, milestone diterapkan agar usaha tersebut tidak hanya bertahan, melainkan makin besar. Memahami pentingnya milestone merupakan salah satu materi ilmu manajemen yang bermanfaat untuk dipraktikkan.
Milestone adalah Titik Pencapaian yang Signifikan
Dikutip dari Manajemen Strategi Agribisnis, Amruddin dan kawan-kawan (2023:111), milestone adalah titik pencapaian yang signifikan atau peristiwa penting dalam suatu proyek atau perjalanan bisnis.
Dalam proyek jangka menengah dan panjang, pengelola proyek akan menentapkan beberapa titik pencapaian menuju ke target akhir. Pada tiap milestone akan dilakukan evaluasi dan penyesuaian agar target yang akan dicapai tidak meleset dari rencana awal.
Sebagian besar milestone pada proyek-proyek dikaitkan dengan masa pembayaran atau termin. Umumnya, pembayaran proyek jangka menengah atau panjang tidak dilakukan sekaligus melainkan berdasarkan progress di setiap termin.
Sedangkan pada bisnis, milestone sering dikaitkan dengan naiknya pendapatan, naiknya pembagian keuntungan, pendirian kantor, pembukaan cabang dan sebagainya. Kemampuan mencapai milestone menggambarkan maju, bertahan atau mundurnya bisnis tersebut.
Cara Membuat Milestone Bisnis
Dikutip dari buku yang sama, berikut adalah cara membuat milestone untuk membantu pencapaian target yang tepat waktu:
Menetapkan tujuan utama. Tujuan utama pembuatan milestone harus realistis dan terukur agar tidak menghamburkan sumber daya.
Menetapkan tahapan-tahapan. Pada proyek besar, tahapan-tahapan milestone akan lebih praktis jika dikomunikasikan dengan pemberi pekerjaan untuk diselaraskan dengan termin pembayaran.
Menentukan kriteria. Kriteria milestone tidak boleh terlalu rendah atau terlalu tinggi. Ada baiknya kriteria dikaitkan dengan tonggak tertentu. Misalnya membuat website, menitipkan produk di supermarket, menyewa kios dan sebagainya.
Memperhitungkan sumber daya. Sumber daya ini meliputi waktu, sumber daya manusia dan pendanaan. Ini akan membuat milestone realistis untuk dikejar.
Melakukan komunikasi dan koordinasi. Milestone bukan hanya menjadi bahan rapat manajemen tapi harus dikomunikasikan ke semua karyawan untuk mendapatkan dukungan maksimal.
Melakukan pemantauan dan evaluasi. Meski semua sudah dilakukan agar milestone realistis tapi kemungkinan target tidak tercapai tetap ada. Karena itu, pemantauan dan evaluasi harus dilakukan dengan ketat.
Merayakan dan meneruskan pencapaian. Untuk menjaga semangat dan kekompakan sebelum melaksanakan milestone selanjutnya, pencapaian milestone sebelumnya patut dirayakan. Contohnya dengan makan bersama atau pembagian bonus.
Baca juga: Tahapan dalam Manajemen Proyek yang Perlu Diketahui
Demikianlah penjelasan bahwa milestone adalah titik pencapaian yang signifikan dalam suatu proyek atau bisnis. Milestone akan membantu para pengelola memantau kemajuan proyeknya agar target segera tercapai. (lus)
