Konten dari Pengguna

Mengenal Pola Aliran Sungai Pinnate beserta Ciri-ciri dan Manfaatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pola Aliran Sungai Pinnate. Sumber: Pixabay/15079075
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pola Aliran Sungai Pinnate. Sumber: Pixabay/15079075

Sungai adalah aliran air yang besar, panjang, dan terus mengalir dari sumber air menuju muara. Setiap sungai membentuk pola yang unik tergantung pada kondisi alam di sekitarnya. Satu di antaranya, yaitu pola aliran sungai pinnate yang biasanya terdapat pada lereng gunung.

Keberadaan sungai tidak hanya terletak di atas permukaan tanah, melainkan juga bisa berada di dalam tanah. Manfaatnya pun beragam mulai dari sumber kehidupan hingga sebagai sumber pembangkit listrik.

Mengenal Pola Aliran Sungai Pinnate

Ilustrasi Pola Aliran Sungai Pinnate. Sumber: Pexels/ArtHouse

Dalam buku Pengaruh Hutan dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Ria Rosdiana Hutagaol, (2019:24), nama “pinnate” diambil dari bentuk cabang anak sungai yang menghasilkan pola yang mirip dengan rumbai-rumbai daun pinnate.

Adapun pola aliran sungai pinnate memiliki pola aliran anak-anak sungai yang akan bermuara ke sungai induk dan membentuk sudut lancip.

Fenomena ini terjadi karena posisi sungai berada pada lereng dengan tingkat kemiringan yang curam. Topografi wilayah tersebut memengaruhi pembentukan muara sungai menjadi lebih tajam dan kurang melengkung.

Jenis aliran sungai pinnate lebih kompleks daripada sungai dendritis yang memiliki banyak cabang. Sebenarnya, jalur air pada sungai pinnate juga terpecah lebih dari satu. Namun, cabang-cabang tersebut berjalan sejajar dengan sungai utama.

Ciri-ciri Sungai Pinnate

Ilustrasi Pola Aliran Sungai Pinnate. Sumber: Pexels/mystraysoul

Dikutip dari buku Geografi:Jelajah Bumi dan Alam Semesta, Hartono, (2007:121), pola aliran sungai pinnate mempunyai dua ciri-ciri yaitu.

1. Bentuk Jalur Air

Pertama, jalur air sungai utama yang bercabang membentuk garis simetris. Kondisi ini disebabkan oleh anak sungai yang berukuran lebih kecil bermuara pada sungai utama dengan sudut yang berbeda-beda.

Akibatnya, meskipun bervariasi, namun tatanan cabang sungai tetap teratur.

2. Kondisi Area Sekitar

Kedua, sungai pinnate dapat ditemukan pada wilayah dengan topografi bukit atau gunung. Hal ini karena air hujan mengalir turun dari puncak gunung atau bukit ke tempat yang lebih rendah.

Bukan hanya itu, pola aliran pinnate juga sering dijumpai pada daerah yang memiliki curah hujan tinggi dan vegetasi lebat.

Manfaat Pola Aliran Sungai Pinnate

Ilustrasi Pola Aliran Sungai Pinnate. Sumber: Pexels/Larneg

Bentuk jalur air sungai pinnate memiliki beragam manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Pertama, pola ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem sungai dengan menyediakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna air.

Selain itu, aliran pinnate juga berperan penting dalam siklus air di alam. Air yang mengalir membawa nutrisi dan mineral yang dibutuhkan tanaman di sekitar sungai, sehingga mendukung pertumbuhan vegetasi yang subur.

Baca juga: Ciri-ciri Sungai Hujan beserta Pengertiannya

Pola aliran sungai pinnate bukan hanya sebuah fenomena alam yang menarik untuk dipelajari, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan makhluk hidup. Dengan memahami pengertian, ciri-ciri dan manfaat sungai pinnate, diharapkan dapat lebih menghargai keindahan dan keberagaman ekosistem sungai. (ALF)