Mengenal Proses Terjadinya Angin Fohn di Indonesia

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
11 Juni 2024 14:42 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi proses terjadinya angin fohn. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses terjadinya angin fohn. Sumber: Pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Angin fohn merupakan salah satu jenis angin yang terjadi di Indonesia. Proses terbentuknya angin terjadi dalam suatu kondisi tertentu.
ADVERTISEMENT
Angin adalah suatu massa udara yang bergerak akibat dari perbedaan tekanan. Angin dapat bergerak dari tekanan tinggi menuju pada tekanan yang lebih rendah.

Proses Terjadinya Angin Fohn

Ilustrasi proses terjadinya angin fohn. Sumber: Pixabay
Dikutip dari Buku Pintar Pelajaran SMA/MA IPS 6 in 1, Tim Guru Indonesia (2010: 295), nama lain angin fohn adalah angin jatuh. Angin ini memiliki pengertian suatu angin yang jatuh dengan kering dan panas.
Angin tersebut merupakan angin yang sangat panas dan merusak. Proses terjadinya angin fohn adalah berawal dari udara yang dingin. Udara dingin bergerak menaiki lereng gunung.
Pada daerah ketinggian tertentu, uap air yang berada dalam udara akan mengalami kondensasi. Hal ini menyebabkan timbulnya hujan orografis. Setelah melewati puncak gunung atau bukit, angin jatuh akan kembali bergerak menuruni lereng.
ADVERTISEMENT
Seiring dengan menurunnya ketinggian tersebut, udara akan mengalami pemanasan adiabatik. Proses ini muncul tanpa adanya perpindahan panas dan massa antara sistem dan lingkungannya.
Oleh karena udara tersebut sudah kehilangan uap air, laju pemanasan yang terjadi menjadi lebih tinggi. Hal ini dapat dibandingkan dengan laju pendinginan pada saat udara naik di sisi atas angin.

Contoh Angin Fohn di Indonesia

Ilustrasi proses terjadinya angin fohn. Sumber: Pixabay
Banyak jenis angin fohn yang dapat dijumpai di Indonesia. Angin ini memiliki banyak nama di kalangan kota atau daerah yang berbeda. Contoh angin fohn di Indonesia adalah sebagai berikut.

1. Angin Wambrau

Contoh angin fohn yang pertama adalah angin wambrau. Jenis angin ini bersifat cukup panas dan bertiup di wilayah Pulau Biak. Angin wambrau termasuk dalam jenis angin fohn.
ADVERTISEMENT
Hal ini dikarenakan, sebab anginnya yang bertiup menuruni lereng pegunungan di kawasan Pulau Biak, Papua.

2. Angin Bahorok

Contoh angin selanjutnya adalah angin bahorok. Angin tersebut muncul di daerah Deli Serdang.
Angin bahorok sama seperti angin fohn yang bersifat panas dan kering. Tak jarang pula, angin ini merusak perkebunan tembakau di kawasan Deli Serdang, Sumatera Utara.

3. Angin Gending

Angin gending adalah jenis angin fohn yang terjadi di kawasan Probolinggo, Jawa Timur.
Seperti jenis lainnya, angin ini bersifat panas, kering, dan bisa merusak beberapa tanaman. Selain daerah Probolinggo, angin gending sering terjadi di wilayah kawasan Pasuruan.

4. Angin Kumbang

Contoh lainnya adalah angin kumbang. Angin ini terjadi di kawasan Cirebon, Jawa Barat.
Angin kumbang adalah jenis angin fohn yang memiliki sifat yang sama yaitu panas dan kering. Selain wilayah Cirebon, angin kumbang juga sering terjadi di kawasan Tegal, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
Proses terjadinya angin fohn apabila ada gerakan massa udara yang menaiki suatu pegunungan. Pengunungan yang dimaksud adalah yang memiliki ketinggian lebih dari 200 meter. (MAE)