Konten dari Pengguna

Mengenal Sejarah Aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) di Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sejarah Aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura). Sumber: pexels.com/Subhash Purohit
zoom-in-whitePerbesar
sejarah Aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura). Sumber: pexels.com/Subhash Purohit

Tiga Tuntutan Rakyat atau yang dikenal dengan Tritura adalah peristiwa demonstrasi yang terjadi pada zaman dulu. Penjelasan tentang bagaimana sejarah aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) di Indonesia biasanya diajarkan di bangku sekolah.

Hal ini agar siswa tahu peristiwa apa saja yang terjadi di masa lalu serta dampaknya bagi bangsa Indonesia. Awal mula munculnya Tritura adalah karena mahasiswa merasa tidak puas dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah saat itu.

Sejarah Aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura)

sejarah Aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura). Sumber: pexels.com/KNKO Photography

Tritura muncul sebagai salah satu peristiwa yang melatarbelakangi pemerintahan Orde Baru. Pada saat itu, Indonesia masih dipimpin oleh Presiden Soekarno dengan sistem pemerintahan demokrasi terpimpin.

Mengutip dari buku Buku Siswa Sejarah Indonesia untuk SMA/MA, Abdurakhman dan Arif Pradono, (2014:162), sejarah aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) terjadi setelah terjadinya pemberontakan yang dilakukan G30 S PKI.

Pada saat itu, bangsa Indonesia merasa kurang puas dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah hingga muncul aksi demonstrasi. Aksi tersebut dilakukan oleh pelajar, pemuda, dan mahasiswa.

Mulai dari KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia) dan KAPPI (Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia) turun ke jalan melakukan aksi. Massa menuntut penyelesaian yang terhadap pemberontakan yang dilakukan oleh G30 S PKI.

Lalu pada tanggal 26 Oktber 1965 massa mulai membuat kelompok yang dikenal dengan Front Pancasila. Dengan kelompok ini, massa yang menuntut pemerintah semakin bertambah. Selain itu, Indonesia juga sedang mengalami masalah perekonomian.

Oleh karena itu massa akhirnya memutuskan untuk membuat Tritura pada tanggal 12 Januari 1966 yang isinya yaitu:

  1. Penurunan harga barang atau perbaikan kondisi perekonomian negara.

  2. Pembubaran PKI.

  3. Pembersihkan unsur G30 S PKI dan Kabinet Dwikora.

Dampak Tiga Tuntutan Rakyat bagi Bangsa Indonesia

sejarah Aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura). Sumber: pexels.com/Febry Arya

Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh Front Pancasila tentu saja membawa dampak yang signifikan bagi bangsa Indonesia yaitu pada tanggal 11 Maret 1966, mahasiswa kembali mengadakan demonstrasi di Istana Negara.

Pada aksi tersebut juga didukung oleh Angkatan Darat yang masih merasa tidak puas dengan kebijakan pemerintah. Akhirnya Presiden Soekarno mengeluarkan surat perintah untuk mengatasi masalah yang ada sehingga dikenal dengan Supersemar.

Baca Juga: Sejarah Berakhirnya Orde Baru yang Penting Diketahui

Sejarah aksi Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) tersebut memberikan dampak bagi masyarakat Indonesia untuk membentuk Indonesia yang lebih baik. Sejarah Tritura juga menggambarkan berakhirnya Orde Lama. (GTA)