Mengenal Siklus Hidup Zygomycota beserta Pengertiannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zygomycota merupakan salah satu filum yang berada pada kingdom fungi dan istilah umum yang dipakai untuk jamur divisi zygomycota disebut dengan jamur kapang. Di mana siklus hidup zygomycota dapat dilakukan reproduksi secara seksual dan juga aseksual.
Pada reproduksi secara seksual melalui kombinasi dua gametangia yang menghasilkan zigospora diploid. Sedagkan pada reproduksi secara aseksual melalui proses perkecambahan (germinasi) spora yang mengakibatkan sporangia terbentuk.
Pengertian Zygomycota
Dikutip dari buku Dasar-dasar Mikologi, Lianah (2021:62), zygomycota adalah jamur yang terdiri dari benang-benang hifa yang bersekat, tetapi ada juga yang tidak bersekat. Jamur tersebut mempunyai sifat senisotik.
Senisotik adalah hifa yang memiliki banyak kandungan inti dan tidak memiliki sekat melintang. Sehingga hifa tersebut mempunyai bentuk satu tabung halus yang mengandung protosplat dengan banyak inti.
Selain itu kelompok dari jamur zygomycota mempunyai tubuh multiseluler yang sering diibaratkan seperti benang. Di mana struktur tubuhnya tersusun atas hifa rhizoid yang serupa dengan akar, hifa stolon yang memiliki fungsi sebagai batang dan sporangium yang terdapat di ujung hifa.
Untuk dapat menemukan jamur zygomycota banyak dijumpai pada roti yang sudah berjamur ataupun pada benda yang busuk di dalam tanah.
Mengetahui Siklus Hidup Zygomcyota
Siklus hidup zygomycota melalui reproduksi secara aseksual dan seksual. Pada reproduksi aseksual terjadi dengan fregmentasi miselium atau spora aseksual (spora vegetatif) yang bersumber dari sporangium.
Sedangkan pada reproduksi seksual melalui perkawinan antara hifa yang jenisnya beda, disebut dengan hifa (+) dan hifa (-), kemudian menghasikan zigospora.
Agar lebih memahami mengenai kedua proses reproduksi pada zygomycota yang termasuk ke dalam siklus hidupnya, berikut adalah penjelasannya.
1. Proses Reproduksi Secara Aseksual
Siklus hidup dari zygomycota dengan reproduksi secara aseksual melalui tahapan proses berikut ini.
Tahapan pertama diawali dengan ujung hifa membentuk gelembung sporangium.
Selanjutnya sporangium tersebut menghasilkan spora.
Spora yang dihasilkan, kemudian melepaskan diri dan berhamburan atau berjatuhan pada tempat tertentu.
Spora yang jatuh pada tempat atau lingkungan yang mendukung, selanjutnya akan mengalami pertumbuhan menjadi hifa baru.
Hifa baru tumbuh dengan bercabang-cabang dan membentuk miselium.
Selanjutnya tubuh jamur zygomycota semakin berkembang, di mana jamur tersebut tersusun atas rhizoid, sporangium beserta sporangiofor dan stolon.
Siklus hidup tersebut akan kembali terjadi dengan kembali dibentuknya spora baru yang dilakukan oleh sporangium.
2. Proses Reproduksi Secara Seksual
Siklus hidup dari zygomycota dengan reproduksi secara seksual melalui tahapan proses berikut ini.
Tahapan pertama diawali dengan dua ujung hifa yang berbeda saling bersentuhan, yaitu hifa jantan dan hifa betina.
Kedua ujung hifa tersebut yang bersentuhan akan menggelembung, kemudian menghasilkan gemetangium yang mempunyai banyak inti haploid.
Inti haploid akan mengalami peleburan dan menghasilkan zigospora yang memiliki sifat diploid.
Selanjutnya zigospora akan berkecambah dan mengalami pertumbuhan menjadi sporangium.
Di dalam sporangium terjadi proses meiosis yang menghasilkan spora haploid.
Dari proses tersebut membentuk spora haploid yang ketika jatuh pada lingkingan yang cocok akan menghasilkan hifa baru.
Baca Juga: Mengenal Peranan Jamur Zygomycota beserta Jenis Jamur Lainnya
Zygomycota disebut juga dengan jamur kapang. Siklus hidup zygomucota tersebut melalui 2 cara tahapan reproduksi yang berbeda. Di mana dapat melalui reproduksi secara seksual dan aseksual. (PAM)
