Konten dari Pengguna

Mengenal Struktur Hikayat Si Miskin

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Struktur Hikayat Si Miskin. Sumber: Pexels/Suzy Hazelwood
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Struktur Hikayat Si Miskin. Sumber: Pexels/Suzy Hazelwood

Hikayat si Miskin merupakan salah satu sastra lintasan Lematang. Jenis prosa lama ini menggambarkan perjalanan kehidupan yang penuh penderitaan. Hal ini sesuai dengan struktur Hikayat Si Miskin yang menarik untuk diketahui.

Hikayat Si Miskin adalah salah satu karya sastra Melayu klasik yang berbentuk hikayat. Hikayat ini mengisahkan perjalanan hidup seorang tokoh bernama Si Miskin yang mengalami berbagai penderitaan dan tantangan dalam hidupnya, tetapi akhirnya berhasil mencapai kebahagiaan dan kesuksesan.

Struktur Hikayat Si Miskin

Ilustrasi Struktur Hikayat Si Miskin. Sumber: Pexels/Missael Balboa

Mengutip buku Sejarah Nasional Indonesia, Edi Hernadi (2019:233), hikayat adalah karya sastra yang berisi cerita sejarah ataupun dongeng. Dalam hikayat, tentu ada struktur di dalamnya, seperti struktur Hikayat Si Miskin yang berupa abstraksi hingga koda.

Struktur Hikayat si Miskin secara makro mengangkat tema mengenai penderitaan hidup yang dialami keluarga kurang mampu. Berikut beberapa struktur dari Hikayat Si Miskin yang diperhatikan.

1. Abstraksi

Abstraksi merupakan bagian permulaan suatu hikayat yang secara singkat memperkenalkan inti cerita. Umumnya, merangkum tokoh utama dan konflik yang dihadapi. Dalam Hikayat Si Miskin, bagian ini menguraikan fokus cerita pada kehidupan.

2. Orientasi

Orientasi memperkenalkan latar cerita dengan mengisahkan tentang tempat, waktu, dan para tokoh yang terlibat. Dalam hikayat ini, orientasi fokus pada latar belakang Si Miskin dan keluarganya.

3. Komplikasi

Bagian komplikasi dalam Hikayat Si Miskin menyoroti konflik dan masalah yang muncul dalam cerita. Dalam cerita ini, komplikasi terjadi ketika Si Miskin dan keluarganya mengalami lebih banyak penderitaan.

Misalnya, seperti kelaparan, penyakit, dan tantangan lain yang semakin memperburuk keadaan mereka. Ini menjadi pemicu utama cerita dan mendorong Si Miskin untuk berjuang mengubah nasibnya.

4. Evaluasi

Evaluasi berisi tanggapan atau refleksi tokoh utama terhadap konflik yang dihadapi, serta perkembangan dalam perjuangan mereka. Dalam Hikayat Si Miskin, Si Miskin mulai berusaha mencari solusi atau memohon bantuan untuk mengatasi kemiskinannya.

5. Resolusi

Resolusi merupakan bagian penyelesaian dari konflik yang telah memuncak. Pada hikayat ini, biasanya Si Miskin akhirnya mendapatkan bantuan dari pihak lain yang mengubah kehidupannya menjadi lebih baik.

6. Koda

Koda adalah bagian penutup yang memberikan kesimpulan atau pesan moral dari cerita. Dalam Hikayat Si Miskin, koda bisa berupa pelajaran mengenai pentingnya ketekunan, kesabaran, atau kepercayaan pada takdir, yang memberikan pesan kepada pembaca bahwa cobaan hidup dapat dilalui dengan usaha dan doa.

Ringkasan Cerita Hikayat Si Miskin

Ilustrasi Struktur Hikayat Si Miskin. Sumber: Pexels/Cottonbro Studio

Cerita Hikayat si Miskin mengisahkan perjuangan sepasang suami-istri yang miskin, terusir dari negeri yang dipimpin Maharaja Indera Dewa. Selain struktur Hikayat Si Miskin terdapat juga ringkasan cerita dari Hikayat Si Miskin yang menarik dan dapat dijadikan bahan bacaan.

Cerita ini bermula dari cerita kehidupan di sebuah Kerajaan Antah Berantah yang dipimpin Maharaja Indra Dewa. Pada zaman dahulu kala, di kerajaan tersebut, hiduplah Raja Keindraan beserta istrinya yang jatuh miskin, melarat dan terlunta-lunta karena terkena kutukan dari Batara Indra.

Untuk bertahan hidup, suami-istri itu terpaksa makan makanan dari sisa-sisa yang ada di tempat sampah, di suatu kampung yang kejam, setiap hari. Penduduk setempat melempari mereka berdua dengan hinaan, pukulan, dan tak sudi membiarkannya tinggal di kampung itu. Perlakukan tersebut membuat si Miskin merasa sangat sedih sehingga tidak berani masuk kampung lagi lantaran takut dipukuli dan dilempari batu.

Suatu hari, tibalah masa kehamilan sang istri. Ketika usia buntingnya menginjak tiga bulan, dia mengidam buah mempelam dan nangka, yang tumbuh di halaman istana raja nun jauh di sana. Akan tetapi, ternyata Maharaja Indra Dewa sangat bermurah hati, sudi memberikan buah yang diminta. Rakyat di kerajaan tersebut juga memberikan bantuan berupa makanan, pakaian, beras, dan perkakas lainnya.

Setelah beberapa bulan, istri si Miskin melahirkan seorang putra yang sangat elok. Anak itu diberi nama Markamah 'anak dalam kesukaran'. Bersamaan dengan kelahiran anaknya, mereka mulai mencari tempat menetap. Karena itu, sang suami menggali tanah di suatu area demi membangun "rumah".

Tak disangka, saat menggali tanah untuk memancangkan tiang atap, si Miskin menemukan segepok emas yang terpendam. Mereka pun memanfaatkan emas tersebut untuk memperbaiki derajat kehidupannya.

Dengan berkat Allah, mereka membangun kerajaan mereka sendiri, Puspa Sari. Si Miskin pun menjadi raja yang arif dan perkasa dengan nama Maharaja Indra Angkasa. Istrinya bernama Ratna Dewi.

Kerajaan itu pun semakin terkenal, tetapi Maharaja Indra Dewa dari Antah Berantah merasa iri. Pada saat itu, tersiar kabar bahwa Maharaja Indra Angkasa mencari ahli nujum untuk mengetahui keberuntungan kedua anaknya kelak, yakni Markamah dan tuan putri Nila Kesuma.

Kesempatan tersebut digunakan Maharaja Indra Dewa. Semua ahli nujum dikumpulkannya dan dihasutnya supaya mengatakan kepada Indra Angkasa bahwa Makramah dan Nila Kesuma akan mendatangkan malapetaka terhadap kerajaan Puspa Sari. Semua ahli nujum pun menyetujui perintah Maharaja Indra Dewa untuk memfitnah kedua anak Maharaja Indra Angkasa.

Setelah mendengar kata-kata dari ahli nujum, Maharaja Indra Angkasa yang merasa murka memutuskan untuk membuang kedua anaknya. Mereka pun pergi tanpa tujuan yang pasti.

Setelah kepergian kedua anaknya, Kerajaan Puspa Sari terbakar dan rakyatnya terpecah belah. Akhirnya, si Miskin dan istrinya menyadari bahwa mereka telah menjadi korban fitnah para ahli nujum yang menyebabkan kehancuran Kerajaan Puspa Sari.

Struktur Hikayat Si Miskin ini menciptakan alur yang khas dalam hikayat, menggambarkan perjalanan hidup tokoh utama dari kesulitan menuju perubahan hidup yang lebih baik, serta mengandung nilai moral yang kuat. (BAI)

Baca Juga: Contoh Persuasi, Ciri, dan Struktur Teks Persuasi