Konten dari Pengguna

Mengenal Tanda-Tanda Balig Laki-Laki dan Perempuan Menurut Ilmu Fiqih

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tanda-tanda balig laki-laki dan perempuan menurut ilmu fiqih. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanda-tanda balig laki-laki dan perempuan menurut ilmu fiqih. Sumber: www.unsplash.com

Kedewasaan ini menjadi titik penting, karena menandakan kewajiban-kewajiban tertentu yang harus dijalankan oleh individu. Tentunya, ada tanda-tanda balig laki-laki dan perempuan menurut ilmu fiqih yang penting untuk diketahui umat Islam

Merujuk pada buku Kamus Istilah Hukum Populer, Dr. Jonaedi Efendi, S.H.I.,M.H (2009:48), akil balig dalam bahasa Arab, yaitu 'aqala artinya berakal, mengetahui, atau memahami dan balagha artinya sampai.

Jadi, pengertian akil balig adalah seseorang yang sudah sampai pada usia tertentu untuk dibebani hukum syariat (taklif) dan mampu mengetahui atau mengerti hukum tersebut.

Tanda-Tanda Balig Laki-Laki dan Perempuan Menurut Ilmu Fiqih yang Penting Dipahami

Ilustrasi tanda-tanda balig laki-laki dan perempuan menurut ilmu fiqih. Sumber: www.unsplash.com

Balig dalam konteks ilmu fiqih merujuk pada kedewasaan seseorang. Oleh karena itu, tanda-tanda balig laki-laki dan perempuan menurut ilmu fiqih sangat penting dipahami, terutama bagi orang tua, pendidik dan pihak-pihak yang terkait dengan edukasi.

Karena memiliki ciri-ciri yang mayoritas sama dengan masa pubertas, maka terkadang balig kerap disebut juga sebagai masa pubertas. Sebetulnya, seperti apakah tanda-tanda balig tersebut? Berikut penjelasannya.

1. Tanda-Tanda Balig Perempuan

  1. Umur sempurna minimal sembilan tahun.

  2. Mengalami haid atau menstruasi.

  3. Tumbuh bulu atau rambut di bagian tubuh tertentu.

  4. Payudara mulai tumbuh.

  5. Suara nyaring (lebih nyaring dari sebelum baligh).

2. Tanda-Tanda Balig Laki-Laki

  1. Sempurnanya umur minimal 15 tahun.

  2. Merasakan kepuasan seksual pertama kali lewat mimpi basah.

  3. Tumbuh jakun.

  4. Suara semakin berat.

  5. Tumbuh rambut di beberapa bagian tubuh tertentu.

Baca juga: Kapan Alat-Alat Reproduksi Terbentuk? Ini Jawabannya

Mempersiapkan Masa Balig pada Anak

Ilustrasi tanda-tanda balig laki-laki dan perempuan menurut ilmu fiqih. Sumber: www.unsplash.com

Dari segi mental, anak usia balig sering disebut dengan sedang mencari jati diri. Sehingga jika tidak dibimbing dan diarahkan oleh orang tua, dikhawatirkan akan mengambil jalan yang tidak diharapkan, apalagi jika lingkungan anak kurang mendukung.

Orang tua sebagai pendamping dan pembimbing anak dalam mempersiapkan anak-anak mereka memasuki balig sangat penting, karena peran orangtua saat dapat memengaruhi bagaimana masa depan anak ke depannya.

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk menyiapkan anak dalam menghadapi masa balig, antara lain:

1. Menjelaskan Perubahan yang Terjadi

Orang tua perlu menjelaskan dengan baik kepada anak bahwa perubahan yang terjadi pada masa balig adalah hal yang normal. Beberapa anak mungkin akan mengira bahwa perubahan yang terjadi pada tubuhnya saat menginjak masa balig adalah kelainan atau karena hal lain.

2. Memberi Pemahaman tentang Fungsi Reproduksi

Sangat penting untuk menjelaskan lebih lanjut tentang mulai berfungsinya organ reproduksi ketika anak telah mengalami menstruasi pada perempuan atau mimpi basah pada laki-laki.

3. Melatih Anak untuk Lebih Bertanggungjawab

Latihlah anak untuk mulai memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap dirinya sendiri serta lingkungannya. Jelaskan kepada anak bahwa mereka mulai menghadapi tahapan masa dewasa, maka merekan harus menyiapkan diri untuk memilki rasa tanggung jawab lebih besar.

4. Agama

Dari sisi agama, ada tanggung jawab dan kewajiban tertentu yang harus dipenuhi oleh anak yang mulai balig. Peran orang tua adalah menjelaskan dan membimbingnya dengan cara yang mudah dipahami oleh anak.

5. Menambah Informasi

Membantu anak untuk mencari informasi lebih jauh tentang pubertas dari sumber yang dipercaya.

6. Pemisahan Kamar Anak Laki-laki dan Perempuan

Orang tua perlu menjelaskan perihal pemisahan kamar tersebut. Salah satunya adalah bahwa orang yang sudah mulai dewasa membutuhkan privasi tertentu.

Ketika seseorang telah mencapai tanda-tanda balig laki-laki dan perempuan menurut ilmu fiqih, maka mereka akan memiliki tanggung jawab agama yang lebih besar dan diharapkan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban tertentu dalam Islam.

Jadi, penting bagi orang tua dan masyarakat untuk memberikan pemahaman yang benar tentang konsep balig dalam Islam agar anak-anak dapat tumbuh dengan baik dan dapat mengemban kewajiban penuh tanggung jawab. (VAN)